<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809</id><updated>2011-07-29T10:36:52.179+07:00</updated><category term='liburan'/><title type='text'>kikay_multimedia</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>31</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-3067206166405776832</id><published>2009-10-30T07:47:00.000+07:00</published><updated>2009-10-30T07:48:58.573+07:00</updated><title type='text'>Microphone nirkabel</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Suo33LhyNHI/AAAAAAAAAL0/5Sb08OZ4pYs/s1600-h/RE2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 162px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Suo33LhyNHI/AAAAAAAAAL0/5Sb08OZ4pYs/s320/RE2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398188524483785842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wirelless microphone :Microphone nirkabel yakni microphone yang koneksinya tidak menggunakan kabel. Mentransmisikan sinyalnya menggunakan pemancar radio FM kecil yang terhubung kepada receivernya dalam satu sound system.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-3067206166405776832?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/3067206166405776832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=3067206166405776832' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/3067206166405776832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/3067206166405776832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/10/microphone-nirkabel.html' title='Microphone nirkabel'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Suo33LhyNHI/AAAAAAAAAL0/5Sb08OZ4pYs/s72-c/RE2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-7166808623086111504</id><published>2009-10-09T18:29:00.000+07:00</published><updated>2009-10-09T18:31:03.660+07:00</updated><title type='text'>PERBEDAAN OMNIDIRECTIONAL, BIRECTIONAL, UNIDIRECTIONAL MICS</title><content type='html'>POLARITY PATTERNS&lt;br /&gt;Polarity Patterns adalah suatu jangkauan mic terhadap signal-signal yang ditangkap, adapun pola kerja pattern tersebut secara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Omnidirectional : jangkauan ini meliputi keseluruhan ruangan yang ditangkap suaranya.Sebuah Omnidirectional (atau nondirectional) respons mikrofon umumnya dianggap bola sempurna dalam tiga dimensi.. Seperti arah mikrofon, kutub pola untuk sebuah "Omnidirectional" mikrofon adalah fungsi dari frekuensi.Tubuh mikrofon tidak tak terbatas dan kecil, sebagai akibatnya, ia cenderung mendapatkan dengan caranya sendiri terhadap suara yang datang dari belakang, menyebabkan sedikit merata dari respons kutub. Merata ini meningkat sejalan dengan diameter mikrofon (dengan asumsi itu silinder) mencapai panjang gelombang frekuensi yang bersangkutan. Oleh karena itu, diameter terkecil mikrofon akan memberikan yang terbaik karakteristik Omnidirectional pada frekuensi tinggi. &lt;br /&gt;Panjang gelombang suara pada 10 kHz sedikit lebih dari satu inci (3,4 cm) sehingga pengukuran terkecil mikrofon sering 1 / 4 "(6 mm) diameter, yang secara praktis menghilangkan directionality bahkan sampai frekuensi tertinggi. Omnidirectional mikrofon, tidak seperti cardioids , jangan menggunakan rongga resonan sebagai keterlambatan, dan sehingga dapat dianggap sebagai "murni" mikrofon dalam hal warna rendah; mereka menambahkan sedikit sekali suara asli. Karena tekanan-sensitif mereka juga bisa sangat datar memiliki respons frekuensi rendah ke bawah sampai 20 Hz atau di bawah. Pressure-mikrofon sensitif juga menanggapi apalagi suara angin dari arah (kecepatan sensitif) mikrofon.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;b. Cardioed ( directional ) : jankauan ini hanya meliputi daerah bagian mic yang depan saja yang dapat menangkap signal suara.&lt;br /&gt;Unidirectional &lt;br /&gt;Sebuah mikrofon searah sensitif terhadap suara dari satu arah. Diagram di atas menggambarkan beberapa pola-pola ini. The microphone faces upwards in each diagram. Mikrofon menghadap ke atas di masing-masing diagram. . Intensitas suara frekuensi tertentu diplot untuk sudut-sudut radial 0-360 °. (Professional diagram menunjukkan sisik ini dan menyertakan beberapa plot pada frekuensi yang berbeda. The diagram yang diberikan di sini hanya memberikan gambaran mengenai pola khas bentuk, dan nama-nama mereka.) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Figure 8 ( bidirectional ) : jangkauan ini hanya meliputi bagian depan dan belakang mic saja yang dapat menangkap signal suara.&lt;br /&gt;bi-directional suara mikrofon menerima baik dari depan dan belakang elemen. Kebanyakan pita mikrofon adalah pola ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Condenser :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mic jenis ini harus memakai power, untuk yang rada murah, memakai batterei didalam mic-nya. &lt;br /&gt;Ini lebih dikenal dengan nama "Electret", buat jenis yang Pro, harus memakai power supply sendiri atau memakai Phantom Power dari Mixer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POLAR PATTERN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Tipe Mic mempunyai Polar Pattern atau Pick Up Pattern atau kadang disebut juga dengan "Directional", ini menentukan dimana area sekitar Mic yang sensitif dalam menerima signal. Penting untuk kita ketahui setiap karakter Directional dari Mic yang dipakai agar kita dapat menentukan penempatan yang paling efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering Operator Indonesia mengatakan Gambar Directional itu dengan nama gambar Apel atau angka delapan. &lt;br /&gt;Gambar seperti buah apel itu disebut Mic yang punya directional Cardioid (seperti hati), semua mic Dynamic hanya mempunyai karakter Cardioid.&lt;br /&gt;Cardioid artinya mic ini hanya sensitif dari depan saja dan kurang sensitif dibagian samping, apa lagi dari belakang. &lt;br /&gt;karakter Hypercardioid seperti Mic Shot Gun yang dipakai di Broadcast, ini artinya sensitif dengan jarak jauh kedepan tapi tidak dari samping tetapi ada sedikit dari belakang. &lt;br /&gt;Ada juga yang tipe Supercardioid dengan karakter kurang lebih mirip dengan sebelumnya.&lt;br /&gt;Untuk yang bergambar lingkaran itu namanya Omnidirectional, mengambil signal dari sekelilingnya. &lt;br /&gt;Mic ini cocok dipasang ditengah tengah kerumunan Ibu Ibu Dharma Wanita yang sedang bernyanyi.&lt;br /&gt;Kemudian yang angka delapan, ini disebut Bidirectional atau Figure Eight. &lt;br /&gt;Ini sama sensitifnya dari depan dan belakang tapi tidak dari samping. Cocok untuk backing vocal yang berhadap-hadapan.&lt;br /&gt;Kebanyakan Mic mahal punya setting Directional yang bisa dirubah rubah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-7166808623086111504?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/7166808623086111504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=7166808623086111504' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7166808623086111504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7166808623086111504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/10/perbedaan-omnidirectional-birectional.html' title='PERBEDAAN OMNIDIRECTIONAL, BIRECTIONAL, UNIDIRECTIONAL MICS'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-4107613490957883717</id><published>2009-10-09T18:11:00.000+07:00</published><updated>2009-10-09T18:28:58.044+07:00</updated><title type='text'>Jenis jenis Microphone</title><content type='html'>Microphone adalah alat atau komponen audio yang digunakan untuk merekam signal audio baik vocal, akustik instrumen atau apapun yg bisa menjadi sumber suara.&lt;br /&gt;umumnya terdiri dari 3 kategori dasar. Mikrofon yang berbeda mena ngkap suara dengan cara berbeda. Mikrofon adalah alat . kita tidak dapat mengharapkannya untuk membuat pilihan kreatif kita. Tetapi bila di gunakan secara kretif dan benar secara teknis, mereka memungkinkan di hasilkannya pilihan kreatif kita. Oleh sebab itu, kta harus memahaminya dan menggunakannya dengan benar untuk hasil yang di harapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personal Mic( lavier mic)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8d3PAaPLI/AAAAAAAAALU/xRHSsUoA6uY/s1600-h/5899YCA3O2TZ2CAC0GC6FCAT5FB6HCA6502QOCA4754CGCAOB25H6CAI1AGETCAN8RW38CAM0X7ULCAS3NDGNCAYRPH3XCAOQYZ5TCACM3BLJCARNK3XHCACLY59TCAJIRY5RCAY4YC99.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 111px; height: 83px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8d3PAaPLI/AAAAAAAAALU/xRHSsUoA6uY/s320/5899YCA3O2TZ2CAC0GC6FCAT5FB6HCA6502QOCA4754CGCAOB25H6CAI1AGETCAN8RW38CAM0X7ULCAS3NDGNCAYRPH3XCAOQYZ5TCACM3BLJCARNK3XHCACLY59TCAJIRY5RCAY4YC99.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390560113744034994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lavalier adalah alat perekan suara yang bentuk kecil dan penjepit dipergunakan umumnya wawancara dalam studio.Yang kita sering sebut “clip-on“ tetapi negara tetangga menyebut&lt;br /&gt;lavalier itu ”clip mic“, mike bias yang memiliki karakteristik omni, dinegara Eropa populer dengan sebutan “Lapel” . Disebut lapel mike karena biasa di jepitkan di kerah baju, jas ataupun menempel dibalik dasi. Jarak pemasangannya sekitar 6 sampai 8 inci dibawah dagu sekitar 25 cm – 30 cm .&lt;br /&gt;Poros arah mikrofon lalu bergeser. Dengarkan ketika ia beralih ke arah semula. Tetapi apabila mikrofon di maksudkan untuk merekam bukan untuk satu pembicara utama, melainkan untuk diskusi kelompok, lihat ternyata omni directional mike melakukannya dengan tepat. Kita merasakan bahwa directional mike menangkap suara pembicara utama dengan jelas apabila benar-benar di arahkan kepadanya. Bila mikrofon beralih, suaranya menghilang. Mikrofon omni di pasang pada suatu tempat, tetapi tidak banyak perbedaan level suara. Kini lihat bagaimana kinerja mikrofon pada situasi di luar. Biasanya seseorang dapat melakukan wawancara di jalan, pohon atau bangunan di sisi yang satu dengan jalan dan keramaian lalu lintas di sisi yang lain. Adalah sikap yang bijak untuk mempertimbangkan saran juru suara. Kesibukan lalu lintas di latar belakang mungkin suatu kebutuhan visual. Tentukan posisi kamera untuk menghasilkan gambar yang di butuhkan. Namun izinkan juru suara untuk memposisikan mikrofon dengan benar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Handheld Mic.&lt;br /&gt;Microphone ini cara perekamannya sama dengan mic.yang lainnamun mic.handheld dirancang lebih besar. Ukuran mic. Ini sebesar genggaman tangan dan pergunakan untuk ke perluan lapangan pada saat peliputan itnterview. Vox pop atau opini dsb.&lt;br /&gt;Microphone handheld / genggam karakteristiknya Dynamic microphone sifatnya meredam suara desis, suara yang tajam untuk mengurangi gangguan suara utama yang direkam, jadi bukan menghilangkan suara suara bising.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8eCmIjV9I/AAAAAAAAALc/f-2iG5QL8cA/s1600-h/vocalight-handheld-mic.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8eCmIjV9I/AAAAAAAAALc/f-2iG5QL8cA/s320/vocalight-handheld-mic.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390560308930762706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shotgun Mic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8eMIR0HAI/AAAAAAAAALk/2nxcH3vuB8Q/s1600-h/000047143.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 170px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8eMIR0HAI/AAAAAAAAALk/2nxcH3vuB8Q/s320/000047143.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390560472715238402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microphone ini bentuknya ramping dan panjang mirip seperti laras senapan karakteristiknya yang sering didapati Condencer Microphune. sifatnya mempertajam suara jadi suara yang lemah dan jauh  akan ditangkap oleh microphone ini oleh karena itu dengan shotgun mic tidak perlu mendekat pada sasaran obyek karena daya tangkap mic. Shotgun directional lurus (satu arah)."Shotgun" mikrofon yang paling sangat terarah. Mereka memiliki sensitivitas lobus kecil ke kiri, kanan, dan belakang tetapi secara signifikan kurang sensitif ke samping dan belakang daripada lainnya adalah mikrofon terarah. Hasil ini menempatkan elemen pada akhir sebuah tabung dengan slot dipotong sepanjang sisi; gelombang pembatalan menghilangkan sebagian besar off-axis suara.Karena sempitnya daerah kepekaan mereka, senapan mikrofon umumnya digunakan di televisi dan film set, di stadion, dan untuk merekam bidang satwa liar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contact mix&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8eWUkT63I/AAAAAAAAALs/virRlLIPtHA/s1600-h/deluxe.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8eWUkT63I/AAAAAAAAALs/virRlLIPtHA/s320/deluxe.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390560647812737906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda ini pada dasarnya adalah sebuah microphone. Tapi, berbeda dengan fungsi microphone yang biasa digunakan untuk menyanyi, yang satu ini mampu menyadap suara di level yang lebih ringkih. Contact Mic ini dirancang untuk mampu menembus gelombang suara redam yang secara virtual sanggup menangkap gelombang suara di bawah permukaan solid tertentu. Dengan begitu, microphone ini dapat pula digunakan sebagai alat pendeteksi bom.&lt;br /&gt;Benda ini dibuat terpadu dengan contact element, dan memiliki automatic gain control internal sehingga tidak lagi memerlukan tombol-tombol penyesuaian. Contact Mic didisain untuk mengkonversi menit getaran-getaran ke gelombang suara dan kemudian dapat diterjermahkan ke dalam band audio yang bisa didengarkan melalui headphone atau alat penerima suara lainnya. Dengan begitu, benda ini bisa memberi informasi mengenai apa yang janggal sedang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk negara-negara yang rawan bom (dan gempa), alat ini bisa jadi sangat bermanfaat. Tentu akan lebih banyak dibutuhkan untuk keperluan korporasi dan di lembaga-lembaga pengamanan atau penelitian, meski tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk kebutuhan personal. Yah, siapa tahu ada yang penasaran ingin tahu apakah tetangga misterius yang tinggal di sebelah rumahnya adalah seorang teroris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boundary effect mix&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8dmZzYVDI/AAAAAAAAALM/rS1Y_z8wPsU/s1600-h/prod_img_lg_tabletop_mic.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 172px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8dmZzYVDI/AAAAAAAAALM/rS1Y_z8wPsU/s320/prod_img_lg_tabletop_mic.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390559824584397874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Personal mix&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lavalier mic/personal mic/clip-on mic adalah perekam suara yang bentuknya kecil dan penjepit dipergunakan umumnya untuk wawancara dalam studio.lavalier itu “clip mic”,mic bias yang memiliki karakteristik omni,di negara Eropa populer dengan sebutan “Lapel”. Di sebut Lapel karena biasa dijepit di kerah baju,jas ataupun menempel dibalik dasi. Jarak pemasangannya sekitar 6 sampai 8 inci dibawah dagu sekitar 25cm – 30 cm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studio mix&lt;br /&gt;Layar logam yang unik ini tidak hanya berlubang, tetapi sedikit louvered di sudut untuk mengarahkan frekuensi ultra-rendah napas ledakan yang melewati sisi layar. Proses ini tidak menipiskan frekuensi tinggi, seperti kain layar lakukan, dan meninggalkan performa vokal tidak terpengaruh tetapi tanpa mengganggu frekuensi rendah "muncul" Ini juga dibangun untuk terakhir dan akan mengambil lebih banyak pelecehan dari kain tradisional perisai, jadi sangat baik untuk aplikasi komersial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8daGgLkzI/AAAAAAAAALE/7ybnxsEVngs/s1600-h/site_img_uk_pro_ksm44_l.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8daGgLkzI/AAAAAAAAALE/7ybnxsEVngs/s320/site_img_uk_pro_ksm44_l.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390559613245166386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis Microphone :&lt;br /&gt;a. Condenser Microphone : mic ini mempunyai karakter yang sangat sensitif dan akurat dengan polarity yang bisa diatur dengan kondisi ruangan&lt;br /&gt;b. Dynamic Microphone : sangat populer dipakai untuk karakteristik akustik instrument yang mana mempunyai polarity yang terbatas dan bisa menerima signal yang sangat kuat seperti drumset, amplifires, dan beberapa vocal &lt;br /&gt;c. Ribbon Microphone : mempunyai karakter yang sama dgn dynamic mic, tetapi mempunyai dua medan magnet. mic ini sangat populer dari tahun 1930-1960 dan mempunyai ciri suara yg khas atau tua serta unik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-4107613490957883717?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/4107613490957883717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=4107613490957883717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4107613490957883717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4107613490957883717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/10/jenis-jenis-microphone.html' title='Jenis jenis Microphone'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Ss8d3PAaPLI/AAAAAAAAALU/xRHSsUoA6uY/s72-c/5899YCA3O2TZ2CAC0GC6FCAT5FB6HCA6502QOCA4754CGCAOB25H6CAI1AGETCAN8RW38CAM0X7ULCAS3NDGNCAYRPH3XCAOQYZ5TCACM3BLJCARNK3XHCACLY59TCAJIRY5RCAY4YC99.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-5790683188824406112</id><published>2009-10-02T08:10:00.000+07:00</published><updated>2009-10-02T08:16:42.878+07:00</updated><title type='text'>Tugas1. Pak. Moko</title><content type='html'>Kompetensi Dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"MENATA SUARA di STUDIO TV"&lt;br /&gt;- Mengidentifikasi berbagai jenis dan kualitas suara&lt;br /&gt;- Mengidentifikasi karakter mikropon&lt;br /&gt;- 6.3 Menggunakan mikropon nirkabel&lt;br /&gt;- 6.4 Membandingkan kualitas suara Stereo, Sorround dan Quadraphonic&lt;br /&gt;- Mengidentifikasi teknologi digital audio untuk TV&lt;br /&gt;- Mengoperasikan Audio Boards, Mixers dan Consoles&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-5790683188824406112?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/5790683188824406112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=5790683188824406112' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5790683188824406112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5790683188824406112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/10/tugas1-pak-moko.html' title='Tugas1. Pak. Moko'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-8255488743191453577</id><published>2009-08-10T13:59:00.000+07:00</published><updated>2009-08-10T14:01:43.589+07:00</updated><title type='text'>ICT</title><content type='html'>ICT = Information and Communication Technology, adalah istilah sistem komputerisasi yang lagi ‘ng-trend’, bahkan penguasa negeri kita pun ikut-ikutan dengan menggunakan istilah nasionalnya TIK = Teknologi Informasi dan Komunikasi. Kenapa istilah ini sekarang lebih digunakan ? Jawaban praktisnya adalah karena di jaman ini komputer (Information device) tanpa dibantu perangkat (tele) komunikasi adalah ‘penyendiri’ yang ‘minim-guna’, maksudnya kelihatan seperti alat yang biasa-biasa saja (padahal komputer kan alat yang luar biasa, ya gak?). Makanya, ya ikutan sajalah, kita pake juga istilah ICT atau TIK itu (meneruskan karakter peng ‘ekor’ bangsa kita).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anatomi ICT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika wacana sistem komputer berkembang ke istilah ICT maka bersamaan dengan itu kita juga harus punya bentangan yang memperlihatkan isi dalam dari ‘makhluk’ ICT itu. Isu ini menjadi penting karena pengantar dari tulisan ini mempertanyakan masalah sistem pengelolaan ICT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-8255488743191453577?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/8255488743191453577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=8255488743191453577' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/8255488743191453577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/8255488743191453577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/08/ict.html' title='ICT'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-4095117577574104055</id><published>2009-08-10T13:34:00.000+07:00</published><updated>2009-08-10T13:53:35.587+07:00</updated><title type='text'>Camera Digital</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sn_AZVyAlgI/AAAAAAAAAK0/pgtVKvYCS-I/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sn_AZVyAlgI/AAAAAAAAAK0/pgtVKvYCS-I/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368220822425081346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sn_AHYBABSI/AAAAAAAAAKs/18o4XJhwFOM/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 255px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sn_AHYBABSI/AAAAAAAAAKs/18o4XJhwFOM/s320/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368220513787184418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optical System&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;optical system ini adalah inti, atau jantungnye setiap camera. Kaga peduli apepun jenis, tipe, dan model camera tersebut. Kaga peduli camera itu digital, ataupun yang masih menggunakan film. Pokoknya, optical system itu adalah inti dari setiap camera yang ada di dunia yang fana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda masih bingung, yang mana yang disebut dengan optical system ini.&lt;br /&gt;ada dua cara yang bisa mpok gunakan untuk mencari fokus, dari objek yang akan di potret menggunakan camera digital. Cara pertama yaitu menggunakan optic, dan yang kedua menggunakan digital. Dua benda yang dibuat untuk memudahkan kita mencari fokus ini, biasa disebut dengan Viewfinder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optical viewfinder itu biasanye dibuat dari kaca atau plastik. Melalui optical viewfinder inibisa melihat secara langsung pada objek yang bakal direkam atau potret. Optical viewfinder ini bisa ibaratkan seperti sebuah jendela, yang dibuat biar bisa dengan mudah melihat dan menentukan objek yang ingin di rekam.Sedangkan melalui digital viewfinder,bisa melihat apa yang benar-benar dilihat oleh CCDs.apa yang terlihat oleh CCDs ini, ditampilin pada monitor LCD, yang biasanya terdapat dibagian belakang camera digital.Kalo menggunakan yang optical, berarti tidak perlu ngidupin layar monitor LCD, untuk melihat objek yang akan di rekam. Itu artinya kita bisa menghemat penggunaan battery. Sedangkan kalo menggunakan digital viewfinder, berartiperlu ngidupin layar LCD nya. Dan itu berarti akan mengurangi daya yang tersimpan di dalam battery.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain perbedaan dalam hal penggunana battery,&lt;br /&gt;apa yang kita lihat di layar LCD, adalah apa yang dilihat oleh camera digital itu sesungguhnya. Itu artinya gambar yang akan kita dapat benar-benar sama dengan apa yang kita lihat di layar monitor LCD tadi. Berarti, saat kita menggunakan digital viewfinder untuk mencari fokus,kita akan mendapatkan hasil yang lebih akurat.Sedangkan jika menggunakan optical viewfinder, mungkin akan mendapatkan hasil yang tidak sama dengan apa yang kita lihat di optical viewfinder. Kenapa? Sebab, optical itu menggunakan sudut tertentu untuk melihat suatu objek yang ada didepan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-4095117577574104055?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/4095117577574104055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=4095117577574104055' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4095117577574104055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4095117577574104055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/08/camera-digital.html' title='Camera Digital'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sn_AZVyAlgI/AAAAAAAAAK0/pgtVKvYCS-I/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-907287598175548301</id><published>2009-04-10T19:18:00.000+07:00</published><updated>2009-04-10T19:20:31.080+07:00</updated><title type='text'>Berjanjilah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sd85iLm-Q6I/AAAAAAAAAJo/C3I9Wlpbobg/s1600-h/pasha-ungu-300x288.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 288px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sd85iLm-Q6I/AAAAAAAAAJo/C3I9Wlpbobg/s320/pasha-ungu-300x288.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323036543969805218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia bila kau jadi kekasihku lagi&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia selama kau masih disisiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mungkin bukanlah sesuatu yang baru dalam hidupku&lt;br /&gt;Dalam pencarian cintaku wujudkan mimpi-mimpiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dahulu engkau pernah menjadi kekasih hatiku&lt;br /&gt;Perhiasan dalam mimpiku mewarnai seluruh hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia bila kau jadi kekasihku lagi&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia bila kau masih mencintaku&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia untuk menyayangi aku lagi&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia selama kau masih disisiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga hasrat ini temani untuk slamanya&lt;br /&gt;Semoga cinta ini akan slalu ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia bila kau jadi kekasihku lagi&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia bila kau masih mencintaku&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia untuk menyayangi aku lagi&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia selama kau masih disisiku&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia untuk menyayangi aku lagi&lt;br /&gt;Berjanjilah kau setia selama kau masih disisiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjanjilah berjanjilah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-907287598175548301?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/907287598175548301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=907287598175548301' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/907287598175548301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/907287598175548301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/04/berjanjilah.html' title='Berjanjilah'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sd85iLm-Q6I/AAAAAAAAAJo/C3I9Wlpbobg/s72-c/pasha-ungu-300x288.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-5084111658154654301</id><published>2009-04-10T19:13:00.000+07:00</published><updated>2009-04-10T19:17:50.396+07:00</updated><title type='text'>" Lagu Q " (by Ungu)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sd841tuExlI/AAAAAAAAAJg/Ajvnv9JwVKg/s1600-h/19528329yb1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 202px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sd841tuExlI/AAAAAAAAAJg/Ajvnv9JwVKg/s320/19528329yb1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323035780032284242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah kau tahu&lt;br /&gt;Rasa cinta yang kini membara&lt;br /&gt;Yang masih tersimpan&lt;br /&gt;Dalam lubuk jiwa&lt;br /&gt;Ingin kunyatakan&lt;br /&gt;Lewat kata yang mesra untukmu&lt;br /&gt;Namun ku tak kuasa&lt;br /&gt;Untuk melakukannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hanya&lt;br /&gt;Lewat lagu ini&lt;br /&gt;Akan kunyatakan rasa&lt;br /&gt;Cintaku padamu&lt;br /&gt;Rinduku padamu&lt;br /&gt;Tak bertepi&lt;br /&gt;Mungkin hanya&lt;br /&gt;Sebuah lagu ini&lt;br /&gt;Yang slalu akan kunyanyikan&lt;br /&gt;Sebagai tanda&lt;br /&gt;Betapa aku, inginkan kamu&lt;br /&gt;Mungkin hanya&lt;br /&gt;Lewat lagu ini&lt;br /&gt;Akan kunyatakan rasa&lt;br /&gt;Cintaku padamu&lt;br /&gt;Rinduku padamu&lt;br /&gt;Tak bertepi&lt;br /&gt;Mungkin hanya&lt;br /&gt;Sebuah lagu ini&lt;br /&gt;Yang slalu akan kunyanyikan&lt;br /&gt;Sebagai tanda&lt;br /&gt;Betapa aku, inginkan kamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-5084111658154654301?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/5084111658154654301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=5084111658154654301' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5084111658154654301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5084111658154654301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/04/lagu-q-by-ungu.html' title='&quot; Lagu Q &quot; (by Ungu)'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/Sd841tuExlI/AAAAAAAAAJg/Ajvnv9JwVKg/s72-c/19528329yb1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-4756921418733413315</id><published>2009-02-15T14:34:00.000+07:00</published><updated>2009-02-15T14:43:34.332+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SZfHjeODJJI/AAAAAAAAAI4/E-nHdYRHBKA/s1600-h/video-camera.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SZfHjeODJJI/AAAAAAAAAI4/E-nHdYRHBKA/s320/video-camera.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302926498473387154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-4756921418733413315?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/4756921418733413315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=4756921418733413315' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4756921418733413315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4756921418733413315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2009/02/blog-post.html' title=''/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SZfHjeODJJI/AAAAAAAAAI4/E-nHdYRHBKA/s72-c/video-camera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-1638663451900499412</id><published>2008-11-28T12:15:00.000+07:00</published><updated>2008-11-28T12:26:22.078+07:00</updated><title type='text'>Tugas Lensa (pak.Moko)</title><content type='html'>PENGERTIAN LENSA dan SEJARAHNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa atau kanta adalah sebuah alat untuk mengumpulkan atau menyebarkan cahaya, biasanya dibentuk dari sepotong gelas yang dibentuk. Alat sejenis digunakan dengan jenis lain dari radiasi elektromagnetik juga disebut lensa, misalnya, sebuah lensa gelombang mikro dapat dibuat dari "paraffin wax".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa paling awal tercatat di Yunani Kuno, dengan sandiwara Aristophanes The Clouds (424 SM) menyebutkan sebuah gelas-pembakar (sebuah lensa konveks digunakan untuk memfokuskan cahaya matahari untuk menciptakan api).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan Pliny the Elder (23-79) juga menunjukan bahwa gelas-pembakar juga dikenal Kekaisaran Roma, dan disebut juga apa yang kemungkinan adalah sebuah penggunaan pertama dari lensa pembetul: Nero juga diketahui menonton gladiator melalui sebuah emerald berbentuk-konkave (kemungkinan untuk memperbaiki myopia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seneca the Younger (3 SM - 65) menjelaskan efek pembesaran dari sebuah gelas bulat yang diisi oleh air. Matematikawan muslim berkebangsaan Arab Alhazen (Abu Ali al-Hasan Ibn Al-Haitham), (965-1038) menulis teori optikal pertama dan utama yang menjelaskan bahwa lensa di mata manusia membentuk sebuah gambar di retina. Penyebaran penggunaan lensa tidak terjadi sampai penemuan kaca mata, mungkin di Italia pada 1280-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa adalah alat yang terdiri dari beberapa cermin yang berfungsi mengubah benda menjadi bayangan, terbalik dan nyata. Lensa terletak di depan kamera. Ada beberpa jenis lensa. Lensa normal, lensa lebar (wide) dan lensa panjang atau biasa disebut dengan lensa tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa normal berukuran fokus sepanjang 50 mm atau 55 mm untuk film berukuran 35 mm. Sudut pandang lensa ini hampir sama dengan sudut pandang mata manusia. Selain lensa lebar, ada juga lensa tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa lebar bisanya mempunyai lebar fokusnya 16-24mm. Lensa ini cocok untuk mengambil gambar pemandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa tele adalah lensa yang memiliki focal length panjang. Lensa ini dapat digunakan untuk memperoleh ruang tajam yang pendek dan dapat menghasikan prespektif wajah yang mendekati aslinya. Lensa ini biaMengenal Lensa Kamera Digital&lt;br /&gt;Filed under: Teknologi, Tutorial — hericz @ 12:26 am &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melihat hasil foto yang tajam dari sebuah kamera digital, biasanya orang akan bertanya “Wah,berapa megapixel nih?”. Pertanyaan ini cenderung slaah kaprah karena ukuran sensor tidak memiliki relevansi yang erat dengan ketajaman gambar. Bagian kamera yang sangat berpengaruh pada ketajaman hasil adalah lensanya. Sekedar info, resolusi televisi VCD hanya 320×240pixel (tepatnya 352×240 (NTSC) or 352×288 (PAL)), dan gambarnya bisa tajam bukan?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya, lensa pada kamera digital dan kamera film sama saja. Hanya saja aku pengin menulis tentang kamera digital, lagipula kalau di judul ada kata ‘digital’ kesannya lebih keren gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjang fokus&lt;br /&gt;Tugas lensa adalah memproyeksikan obyek di depan lensa ke sensor pada kamera (pelajaran SMP), lha jarak dari pusat lensa ke titik fokusnya itu yang dimaksud panjang fokus, jarak fokus, atau focal length. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat 2 jenis panjang fokal lensa pada kamera digital: lensa tetap (fixed length), dan lensa zoom.&lt;br /&gt;- Lensa tetap hanya memiliki satu panjang fokus, biasanya sekitar 6-7mm. Untuk mengenali kamera ini, biasanya tidak ada keterangan ‘optical zoom’.&lt;br /&gt;- Lensa zoom memiliki mekanisme yang memungkinkan panjang fokusnya berubah-ubah. Pada umumnya panjang fokus berkisar dari 6-7mm sampai 18-28mm (yang lebih besar juga banyak). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjang fokal yang bisa berubah-ubah ini bisa diperoleh dengan menggunakan susunan lensa yang rumit. Pada kamera digital kelas konsumer, perubahan susunan lensa ini digerakkan oleh motor. Sedangkan pada kamera DSLR yang digunakan profesional, BISA digerakkan secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunan lensa ini akan memakan tempat yang cukup besar, oleh karena itu kamera digital dengan lensa zoom pada umumnya memiliki lensa yang menjulur kedepan. Semakin besar focal-length terbesarnya, semakin panjang pula moncong lensa. Moncong ini semakin panjang lagi jika kamera memiliki feature ‘Optical Image stabilizer’, dimana terdapat lensa tambahan yang dirancang untuk mengurangi efek akibat goncangan. Contoh kamera jenis ini adalah Canon PowerShot S2 IS (akhiran IS berarti Image Stabilizer). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, beberapa model kamera digital dirancang stylish tipish dengan menyusun lensa ini secara vertikal, sejajar badan kamera. Cahaya masuk dibelokkan dengan prisma, dilewatkan susunan lensa yang berjajar vertikal, menuju sensor yang terdapat di dasar badan kamera. Dengan cara ini, kamera bisa begitu tipis, hingga cuma 1 cm saja. Walaupun berakibat terjadinya sedikit distorsi cahaya, kamera jenis ini cukup larish Manish. Contoh kamera ini adalah Sony seri T (T3, T5), dan Pentax WP5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut gambar&lt;br /&gt;Penggunaan panjang fokus yang berbeda menimbulkan efek sudut pandang yang berbeda terhadap suatu obyek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa dengan fokus yang pendek sering disebut lensa lebar (wide lens), digunakan untuk pemotretan obyek yang luas. Sedangkan lensa panjang digunakan untuk memotret obyek yang lebih sempit, atau obyek yang jaraknya lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35mm Ekuivalen?&lt;br /&gt;Di majalah atau situs panduan belanja seringkali dituliskan bilangan panjang fokus 35-105mm ekuivalen, padahal ketika dilihat pada spesifikasinya kamera cuma tertulis 6-18mm. Begini ceritanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah bertahun-tahun lamanya orang menggunakan kamera film, ukuran film ada bermacam-macam, tapi yang paling dominan adalah film ukuran 35mm. Sehingga para tukang poto sudah terbiasa dengan efek yang dihasilkan untuk tiap-tiap panjang fokus. Misalnya, untuk memotret close-up digunakan panjang fokus 80-100mm,untuk mengambil gambar pemandangan dengan lensa lebar 28mm, dan seterusnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan sekarang, ukuran sensor kamera digital (fisik, bukan megapixelnya) yang diproduksi berbeda-beda. Pada umumnya kamera kelas konsumer memiliki sensor yang lebih kecil (1/1.8 inch-1/2.5 inchi) dibanding kamera kelas prosumer, apalagi dibanding kamera profesional. Sensor berukuran sama dengan film 35mm disebut juga Full Frame Sensor, kamera model ini harganya bisa mencapai 80juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan ukuran sensor ini menimbulkan perbedaan sudut gambar yang dihasilkan, walaupun dengan lensa dengan panjang fokus yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan konsumen membayangkan bagaimana sudut gambar yang bisa dihasilkan, produsen biasanya menyertakan bilangan ekuivalen jika dibandingkan dengan kamera 35mm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan heran kalau ada kamera dengan tulisan pada lensa :6-18mm, tapi dituliskan 36-108mm, ini maksudnya angka ekivalensi dibanding lensa 35mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optical Zoom&lt;br /&gt;Selain ukuran megapixel sensor, optical zoom paling sering muncul di spek kamera digital. Optical zoom adalah perbandingan antara panjang fokus terjauh dibanding panjang fokus terdekat. Misal, lensa 35-105mm (ekv) berarti memiliki 3x (105/35) optical zoom. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor lain&lt;br /&gt;Selain lensa, faktor yang mempengaruhi kualitas hasi pemotretan adalah kualitas sensor, dan tentu saja the man behind the lens yang memegang kendali atas pengaturan diafragma (aperture), pencahayaan, kecepatan rana (shutter speed), dan komposisi. sanya berukuran 85mm, 135mm dan 200mm.&lt;br /&gt;f-stop:....1.8.......2.8...........4.........5.6...............8.............11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISO:.......100.......200........400......800............1600........3200&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shutter:.1/15th...1/30th..1/60th.1/125th....1/250th.....1/500th&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F-stop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umunya, lensa sudah memiliki mekanis untuk melakukan fokus dan pengaturan aperture atau bukaan diafragma. Bahkan untuk kamera DSLR sekalipun, lensa bias diatur secara otomatis maupun manual. “f-stop” atau biasanya ditanai dengan huruf “f” kecil, mengindikasikan bukaan diafragma. F-stop adalah diameter aperture dibagi dengan ukuran yang tertera pada lensa. Misalnya f8, artinya aperture atau bukaannya adalah 1/8. Semakin kecil f-nya (angkanya semakin besar), maka semakin sedikit cahaya yang masuk, begitu juga sebaliknya. Arti “stop” di sini adalah tingkatan bukaan yang setiap tingkatnya adalah dua kali penerimaan cahaya. Sebagai contoh pada “f” pertama adalah “n” cahaya, pada “f” kedua adalah “2^n” cahaya, jadi dari “f” pertama ke “f” kedua adalah satu stop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat membeli lensa, umumnya kedua hal tersebut akan menjadi perhatian utama, sehingga Anda bisa menentukan kebutuhan lensa yang cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berganti dari kamera analog 35mm menjadi kamera digital 35mm (sering disebut kamera full frame) tentu saja akan terasa lebih alami dibandingkan berganti dari 35mm ke APS. Contohnya, jika anda terbiasa dengan perspektif dan karakteristik depth of field (DoF) lensa 50mm pada kamera analog yang menggunakan film 35mm, anda akan mendapatkan hasil yang sama jika menggunakan kamera digital yang memiliki sensor 35mm. Namun, hasil yang berbeda akan diperoleh jika anda memasang lensa 50mm ke kamera dengan sensor APS. Perspektif yang anda dapat akan terpotong banyak (cropped). Gambar berikut memberikan contoh tentang bagaimana tampilan gambar pada kamera full frame dan kamera APS yang sama-sama menggunakan lensa 50mm.&lt;br /&gt;Namun anda dapat menggunakan lensa 35mm dan bukan 50mm pada APS kamera jika ingin mendapatkan tampilan perspektif yang sama, karena 1.6 x 35mm = 56mm. Namun masalah yang akan anda hadapi adalah anda akan mendapatkan depth of field lensa 35mm, bukan lensa 50mm. Dengan kata lain, anda tidak akan bisa mendapatkan background blur (bokeh) yang sama dengan lensa 50mm yang dipasang bada body kamera 35mm (full frame). Background blur yang anda mendapatkan akanberkurang karena focal length yang lebih pendek memiliki depth of field yang lebih dalam dibandingkan focal length yang lebih panjang. Kondisi ini memerlukan banyak latihan, karena banyak orang yang tidak berhasil mendapatkan depth of field yang cukup dangkal ataupun background blur (bokeh) yang cantik yang biasa mereka dapatkan ketika menggunakan body kamera 35mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan lain dari sensor 35mm adalah bahwa anda tidak akan mendapatkan banyak noise. Sensor 35mm jauh lebih besar dibandingkan sensor APS sehingga anda memiliki piksel yang lebih besar pada sensor tersebut. Dan karena sensor yang lebih besar ini mampu menangkap lebihbanyak cahaya, maka mereka menjadi lebih mampu menghasilkan gambar yang tidak terlalu banyak noise. Sensor yang lebih kecil biasanya memiliki piksel yang lebih kecil pula, yang menangkap sedikit cahaya, sehingga membutuhkan perbesaran sinyal pada setiap lokasi piksel dan mengakibatkan banyak noise. Oleh karena itu 12MP (megapixel) pada sensor 35mm akan menghasilkan lebih sedikit noise daripada 12MP pada sensor APS. Meskipun misalnya 40D memiliki resolusi 10MP, namun besaran pikselnya masih lebih kecil dibandingkan dengan 5D, yang berarti bahwa gambar yang dihasilkan akan lebih banyak noise. Pada penggunaan ISO rendah, mungkin tidak terlihat perbedaan yang siginifikan, tetapi pada penggunaan ISO tinggi akan sangat jelas perbedaannya. Dan tidak saja 5D menghasilkan sedikit noise, resolusi yang dihasilkan pun lebih bagus. Tetapi anda juga harus mempertimbangkan hal tersebut, bahwa apakah anda menggunakan 40D atau 5D, kualitas yang akan anda dapatkan pada ISO tinggi masih jauh lebih bagus daripada yang akan anda dapatkan menggunakan film ISO tinggi. Jadi, kemungkinan besar, anda akan jauh lebih merasa senang dengan kualitas gambar dengan ISO tinggi yang anda dapat dari 40D dan bahkan akan jauh merasa lebih senang lagi dengan kualitas gambar dengan ISO tinggi yang anda dapatkan dari 5D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, tidak saja 5D memberikan lebih sedikit noise, ia juga memiliki 12MP dibandingkan dengan 10MP pada 40D. Jika anda ingin mencetak ukuran besar, maka tambahan megapiksel ini akan menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda juga terbiasa dengan viewfinder yang besar pada body kamera film 35mm, melihat melalui viewfinder kamera APS mungkin akan terasa aneh pada pertama kalinya. Viewfinder pada kamera APS, meski dengan perbesaran beberapa kali, masih akan tetap lebih kecil dibandingkan dengan viewfinder kamera 35mm. Ini dikareanakan sensor APS jauh lebih kecil dibandingkan sensor 35mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang cukup senang menggunakan body kamera APS. Banyak juga orang yang senang menggunakan body kamera full frame (FF). Kalau uang bukan masalah, memiliki kedua jenis kamera (APS dan Full Frame) bisa menjadi pilihan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kamera full frame: Canon EOS 5D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS9_ckb6diI/AAAAAAAAAHs/I3PMxjgANkk/s1600-h/canon-eos-5d-copy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 237px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS9_ckb6diI/AAAAAAAAAHs/I3PMxjgANkk/s320/canon-eos-5d-copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273573817467958818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Salah satu kamera APS: Canon EOS 40D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS9_88NRrHI/AAAAAAAAAH0/5skB2ylp1Vw/s1600-h/canon-eos-40d-front-image-copy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 299px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS9_88NRrHI/AAAAAAAAAH0/5skB2ylp1Vw/s320/canon-eos-40d-front-image-copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273574373604830322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JARAK FOKUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak fokus atau jarak pumpun (bahasa Inggris: focal length) adalah ukuran jarak antara elemen lensa dengan permukaan film (atau sensor digital) pada kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS-Ae8JXb9I/AAAAAAAAAH8/DoexHhMoWgs/s1600-h/Focal-length.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 106px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS-Ae8JXb9I/AAAAAAAAAH8/DoexHhMoWgs/s320/Focal-length.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273574957703983058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa dengan panjang fokal besar akan memberikan sudut pandang yang sempit sehingga sebuah objek pada jarak jauh akan nampak menjadi lebih besar di dalam foto. Sebaliknya lensa dengan panjang fokus kecil memberikan sudut pandang tangkap lebih luas dan menyebabkan objek mendapat porsi lebih kecil di dalam foto. Panjang fokal yang bisa berubah-ubah sering diistilahkan dengan zoom (perbesaran).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Titik fokal F dan panjang fokal f dari sebuah lensa cembung (konvex), cekung (konkaf), cermin cembung dan cermin cekung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LENSA FILTER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIGITALISASI TELESKOP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemajuan teknologi komunikasi informasi sekarang, tidak hanya para astronom yang dapat mengobservasi astronomi, tapi juga kita yang berminat menyaksikan fenomena-fenomena alam. Kini teleskop telah dilengkapi fasilitas digital dan kendali komputerisasi yang bisa mengikuti gejala-gejala alam dan aplikasi perangkat lunak yang bisa secara akurat menunjuk lokasi planet tertentu pada posisi geografis dan waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat Lunak Teleskop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkat lunak teleskop merupakan suatu perangkat lunak komputer untuk mensimulasikan gerak planet-planet di dalam tata surya atau fenomena-fenomena alam yang terjadi di luar angkasa. Perangkat lunak teleskop saat ini ada bermacam-macam. Salah satunya adalah Virtual Reality Modeling Language (VRML), yaitu bahasa pemrograman untuk visualisasi obyek-obyek tiga dimensi dalam dunia virtual. Karena simulasi komputer yang menirukan kondisi tata surya, perangkat lunak tersebut dinamakan Simulator Tata Surya. Kelebihan Simulator Tata Surya ini dapat dijalankan dengan hanya komputer kelas Pentium I/166 Mhz. Selain itu, simulator dapat menampilkan sifat-sifat orbit planet atau satelit. Jenis perangkat lunak teleskop lainnya yaitu Astronomist, yang tersedia untuk digunakan pada PDA. Kita bisa menikmati posisi planet pada jam tertentu dan pada posisi tertentu hanya dengan mengarahkan teleskop pada posisi yang tampil pada PDA, dengan lintang dan bujur yang telah ditetapkan. Masih banyak terdapat jenis perangkat lunak teleskop lainnya seperti Mooncalc Version 6.0 dan Athan Version 1.5, yang diproduksi oleh organisasi Muhammadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teleskop Digital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teleskop digital adalah teleskop yang telah dilengkapi fasilitas perangkat lunak. Salah satu contohnya adalah teleskop teleskop Ferrari ZenithStar Racing Edition dan teropong Ferrari Visio. Produk khusus William Optics ini dirancang untuk berbagai keperluan, seperti observasi kasual, astronomi, fotografi, atau sebagai spotting scope. Rancangan teleskop Ferrari ZenithStar Racing Edition dibuat khusus untuk bisa digunakan pada tripod, dapat terhubung dengan kamera digital SLR (single lens reflex), dan menjadi lensa telefoto. Teleskop ini dilengkapi lensa okuler 66 mm dengan pembesar 25-50 kali dengan rancangan apochromatic untuk mengoreksi warna cahaya ke titik fokusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain teleskop Ferrari ZenithStar Racing, masih ada teleskop lain yang telah dilengkapi dengan perangkat lunak, seperti Celestron Omni XLT 102. Teleskop ini menggunakan teknologi aspheric shaping, yang memungkinkan kita untuk melihat benda langit dengan jernih dan terang. Pada saat bulan terang, teleskop dengan ukuran 102 mm f/9.8 ini mampu menampilkan kawah-kawah bulan secara jelas dan tajam dan dapat difoto dengan memasang kamera digital, yaitu dengan mengganti bagian eyepiece dengan converter untuk kamera digital. Teleskop ini memiliki panjang fokal 1.000 mm dan menggunakan eyepiece 25 mm yang menghasilkan pembesaran hingga 40 kali. Dengan menggunakan filter lensa khusus, teleskop ini juga bisa digunakan untuk menyaksikan gejala alam yang terjadi di sekitar matahari dengan resolusi yang mampu menampilkan aktivitas matahari. Dengan perangkat tambahan, teleskop Celestron Omni XLT 102 secara otomatis bisa mengikuti pergerakan benda-benda langit mengikuti gravitasi bumi yang terus bergeser setiap beberapa menit. Dengan menggunakan perangkat teknologi GPS untuk menentukan letak geografis, para pecinta astronomi bisa dengan mudah menentukan posisi teleskop secara akurat sehingga mengarahkan pada benda langit tertentu menjadi lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fotografi (Photography, Ingrris) berasal dari 2 kata yaitu Photo yang berarti cahaya dan Graph yang berarti tulisan / lukisan. Dalam seni rupa, fotografi adalah proses melukis / menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada cahaya, berarti tidak ada foto yang bisa dibuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan merubah kombinasi ISO / ASA (ISO Speed), Diafragma (Aperture), dan Kecepatan Rana (Speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma &amp; Speed selanjutnya disebut sebagai Eksposur (Exposure)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;otografi (Photography, Ingrris) berasal dari 2 kata yaitu Photo yang berarti cahaya dan Graph yang berarti tulisan / lukisan. Dalam seni rupa, fotografi adalah proses melukis / menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada cahaya, berarti tidak ada foto yang bisa dibuat Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa). Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan merubah kombinasi ISO / ASA (ISO Speed), Diafragma (Aperture), dan Kecepatan Rana (Speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma &amp; Speed selanjutnya disebut sebagai Eksposur (Exposure) Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMILIHAN FILTER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata Suara adalah suatu teknik pengaturan peralatan suara atau bunyi pada suatu acara pertunjukan, pertemuan, rapat dan lain lain. Tata Suara memainkan peranan penting dalam suatu pertunjukan langsung dan menjadi satu bagian tak terpisahkan dari Tata Panggung dan bahkan acara pertunjukan itu sendiri. Tata Suara erat kaitannya dengan pengaturan penguatan suara agar bisa terdengar kencang tanpa mengabaikan kualitas dari suara-suara yang dikuatkan. Pengaturan tersebut meliputi pengaturan mikropon-mikropon,kabel-kabel,prosesor dan efek suara, pengaturan konsul mixer, kabel-kabel, dan juga Audio Power amplifier dan Speaker-speakernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebuah contoh pengaturan system tata suara yang paling sederhana yang lumrah digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS-AyQSOf4I/AAAAAAAAAIE/3HR6x0BHKXc/s1600-h/250px-WikitataSuara.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS-AyQSOf4I/AAAAAAAAAIE/3HR6x0BHKXc/s320/250px-WikitataSuara.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273575289527369602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Audio Mixer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia Audio profesional, sebuah mixing console, apakah itu analog maupun digital, atau juga disebut soundboard / mixing desk (papan suara) adalah sebuah peralatan elektronik yang berfungsi memadukan (lebih populer dengan istilah "mixing"), pengaturan jalur (routing) dan merubah level, serta harmonisasi dinamis dari sinyal audio. Siynal - sinyal yang telah dirubah dan diatur kemudian dikuatkan oleh penguat akhir atau power amplifier. Audio mixer secara luas digunakan dalam berbagai keperluan, termasuk studio rekaman, sistem panggilan publik (public address), sistem penguatan bunyi, dunia penyiaran baik radio maupun televisi, dan juga pasca produksi pembuatan film. Suatu contoh yang penerapan sederhana, dalam suatu pertunjukan musik misalnya, sangatlah tidak efisien jika kita menggunakan masing masing amplifier untuk menguatkan setiap bagian baik suara vokal penyanyi dan alat alat musik yang dimainkan oleh band pengiringnya. Disini Audio mixer akan menjadi bagian penting sebagai titik pengumpul dari masing masing mikropon yang terpasang, mengatur besarnya level suara sehingga keseimbangan level bunyi baik dari vokal maupun musik akan dapat dicapai sebelum diperkuat oleh amplifier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mixer adalah salah satu perangkat paling populer setelah microphone. Kita lebih mengenalnya dengan sebutan mixer, mungkin kebanyakan kita menyebutnya demikian karena fungsinya yang memang mencampur segala suara yang masuk, kemudian men-seimbangkannya, menjadikannya dua (L-R kalau stereo, dan satu kalau mono), kemudian mengirimkannya ke cross-over baru ke power amplifier dan akhirnya ke speaker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mixing console menerima berbagai sumber suara. Bisa dari microphone, alat musik, CD player, tape deck, atau DAT. Dari sini dengan mudah dapat dilakukan pengaturan level masukan dan keluaran mulai dari yang sangat lembut sampai keras. Kalau kita misalkan sebuah system audio iu umpamakan sebagai tubuh manusia, snake cable bisa kita umpamakan sebagai system syaraf, dan mixing console sebagai jantungnya. Bila terjadi suatu masalah dengannya, berarti system tersebut sedang dalam masalah besar. Salh satu syarat terpenting dalam mixing console yang baik adalah mempunyai input gain yang baik, pengaturan eq yang juga baik. Maka dengan demikian akan dapat dilakukan pengaturan yang lebih sempurna dan optimal terhadap setiap input microphone, atau apapun yang menjadi sumber suaranya. Ada banyak tipikal pengaturan yang terdapat dalam sebuah mixing console.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu Umum Pada Mixer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut juga input level atau trim, biasa terdapat pada urutan paling atas dari setiap channel mixing console. Fungsinya adalah untuk menentukan seberapa sensitive input yang kita inginkan diterima oleh console. Apakah berupa signal mic atau berupa signal line (keyboard, tape deck, dll). Tombol ini akan sangat membantu untuk mengatur signal yang akan masuk ke console. Bila signal lemah, maka dapat dilakukan penambahan, bila terlalu kuat dapat dikurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : untuk penyanyi yang suaranya lemah atau tidak meiliki power yang baik, diperlukan penambahan gain yang lebih. Sedangkan untuk gebukan kick drum, mungkin dilakukan dengan sedikit penambahan. Ini dilakukan agar menjaga setiap input yang masuk ke mixer tetap optimal. Input gain yang terlalu besar akan menyebabkan distorsi, sedangkan kalau terlalu lemah akan membutuhkan penambahan yang bila berlebihan akan menyebabkan noise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi input gain stage adalah hal yang paling penting dan kritis, karena dari sinilah semua suara yang berkualitas dimulai. Makanya usahakanlah untuk menjaga agar setiap input tetap clean dan clear sebisa mungkin. Sebab noise dan distorsi yang diakibatkan dalam poin ini akan mengalir terus ke seluruh system dan membuat seluruhnya jadi terganggu. Bila ternyata input gain sangat besar atau bahkan terlalu besar sehigga setelah dikurangi juga masih saja terlalu kuat, maka untuk itu terdapat switch PAD pada console yang fungsinya adalah untuk menurunkan gain input signal mulai –20 sampai –30 db.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EQ pada channel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada setiap channel di mixing console selalu terdapat Equalizer Section. Fungsinya yaitu sebagai pengatur tone untuk me-modifikasi suara yang masuk pada channel tersebut. Umumnya sound engineer melakukan perubahan sound melalui EQ bertujuan dua :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. untuk merubah sound instrument menjadi sound yang lebih disukai 2. untuk mengatasi frekuensi dari input yang bermasalah, misalnya feedback, dengung, overtune, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan yang sangat mendasar dari EQ adalah berupa Low dan Hi, kemudian penambahan dan pengurangan (boost/cut). Atau ada juga yang lebih kompleks dengan 4 jalur dengan fungsi yang full parametric. Namun tak perduli seperti apa tipe EQ yang terdapat dalam console, karena tetap dalam tujuan yang sama untuk membantu menemukan sound yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EQ yang fix&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud fix diatas adalah pada EQ tersebut tidak memiliki tombol untuk mmilih frekuensi yang akan disetting. Karena frekuensi yang akan “dikerjai” telah ditetapkan dari pabrik. Pembagian frekuensi pada EQ jenis ini mirip denga pembagian yang terdapat pada crossover, hanya terdiri atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Low, dan hi-pada EQ 2way • Low, Mid dan Hi-pada EQ 3way • Low, Low Mid, Hi mid dan Hi-pada EQ 4 way&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memutar tombol boost/cut akan memberi pengaruh sampai 12 atau 15 db tergantung mixing console apa yang anda gunakan. Keuntungan EQ yang fix adalah : harga yang relatif ekonomis, terhindar dari kesalahan pmilihanfrekuensi yang akan disetting. Kesalahan seperti ini bisa disebabkan oleh kurang berpengalamnnay sound engineer (penata suara), dan keuntungan yang terakhir adalah hemat waktu dalam pen-settingan. Namun ada juga kekurangannya seperti : kita tidak dapat memilih frekuensi khusus yang kitainginkan. Karena semua frekuensi telah ditetapkan dari pabriknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sweepable EQ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasa disebut Quasi Parametric atau Semi Parametric (bukan full parametric-karena tanpa pengatur bandwitch). Pada EQ yang full parametric kita dapat melakukan pengaturan untuk setiap parameternya. Apakah itu parameter frekuensi, bandwitch, ataupun parameter level. EQ tipe ini mempunyai kemampuan set-up yang sangat fleksibel, dan biasanya menyediakan pengontrolan mid-range dengan system EQ-3 atau 4 jalur. Cara kerja : Lakukan pemutaran pada tombol freq untuk memilih freq yang akan diatur. Kemudian putar tombol boost/cut untuk penambahan atau pengurangan pada frekuensi yang kita pilih tadi. Misalnya untuk mengatur frekuensi low mid pada drum. Biarkan frekuensi lain tetap pada sound flat, kemudian putar tombol boost/cut sampai habis ke kiri, atau pada posisi kira-kira jam 7. Kemudian putar tombol frekuensi sampai sound yang terdengar boomy tadi terdengar hilang. Setelah frekuensi yang dicari ketemu, lakukan pengaturan lagi pada tombol boost/cut. Karena melakukan pemotongan yang terlalu ekstrm pada frekuensi low mid bisa mengakibatkan sound yang terdengar “kosong”. Kita juga dapat melakukan pengaturan untuk vokal pada frekuensi 3,5KHz saja tanpa mempengaruhi keseluruhan frekuensi Hi Mid lainnya. Mixing console dengan pengaturan mid tunggal biasanya bisa dibeli dengan harga yang lebih ekonomis, sementara mixing console versi lain yang dilengkapi dengan pengaturan Low Mid dan Hi Mid agak lebih mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga model pengaturan Eq dengan tombol Mid yang sebenarnya sama saja dengan tipe sebelumnya. Hanya saja tombol pemilih frekuensi dan tombol cut/boost berada dalam satu tempat. Untuk frekuensi diatur oleh tombol yang sebelah luar, sedang untuk boost atau cut dilakukan oleh tombol sebelah dalam. Tipe ini juga sering terdapat pada mixing console yang full parametric Eq dengan system 4 way. Desain seperti ini dilakukan oleh pabrik pembuatnya karena alasan menghemat tempat. Desain sebuah mixing console juga merupakan suatu hal yang penting dan menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan lainnya pada channel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48v Phantom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa tipe microphone yang salah satunya adalah merupakan mic condeser, mic jenis ini butuh tenaga tambahan untuk membuatnya bekerja. Untuk itulah tombol 48v phantom berfungsi yang bila diaktifkan akan mengirim 48v DV ke microphone sebagai penyuplai tenaga, atau juga ke DI Box aktif. Perhatikanlah baik-baik, karena pada beberapa mixing console tidak terdapat switch phantom secara individual, melainkan hanya terdapat satu tombol saja untuk mengaktifkan phantom bagi seluruh channel, maka periksalah terlebih dahulu, bila semua kabel yang terkonek ke konsole adalah merupakan input balance, ini tidak akan menimbulkan masalah. Tetapi bila salah satu atau beberapa diantaranya merupakan tidak balance, maka ini akan menimbulkan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah diterangkan sebelumnya, tombol ini berfungsi untuk mengurangi gain input dari 20 samapi 30db. Tombol ini bukan merupakan tombol putar yang bisa diatur pengurangannya, melainkan tombol tekan. Bila tombol PAD ditekan gain input akan berkurang antara 20 sampai 30db tergantung mixer (baca:manual booknya). Dan bila anda kurang teliti, ini akan menyebabkan mic jadi tidak terdengar karena pengurangan tersebut. Jadi tombol PAD diperlukan hanya untuk signal yang overload. Dan itupun bila setelah dikurangi pada tombol gain ternyata masih tetap terlalu kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reverse&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah untuk membalikan phase. Pada setiap masukan selalu terdiri minimal lebih dari satu sambungan. Misalnya microphone yang dengan konektor XLR pasti terdapat tiga pin (pin1-ground, pin2-hot/positif, pin3 cold/negatif). Bila salh satu pin terbalik (pin2 dan pin3), maka suara yang dihasilkan akan berbeda. Ini sangat terasa bila terjadi pada channel kick drum. Yang kalau pin berada pada posisi benar, maka pada saat kick dihentak, konus speaker akan bergerak kedepan dan menghembuskan udara ke arah anda bukannya ke belakang. Sedang kalau pin terbalik, konus akan bergerak ke belakang dan menghisap udara dari arah anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah tombol reverse berguna, yang bila diaktifkan akan membalik phase dari channel (positif menjadi negatif). Ini juga berguna untuk kasus dua buah mic dengan posisi sangat berdekatan sehingga terjadi canceling phase, yang akan mengakibatkan sound terdengar hampa (dengan kehilangan suara rendahnya). Hal ini sering terjadi bila anda tidak teliti terhadap semua plus minusnya kabel. Dan jangan cepat panik bila saat anda setting disuatu tempat, anda mendengar nada rendah yang terlihat loyo, bisa terjadi dikarenakan keterbalikan phase tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sederhana : hubungkan output dari cd player ke mixing console. Dan dengarkan suaranya dengan seksama. Kemudian tekanlah tombol reverse dari salah satu channel. Dngarkan lagi suaranya. Pasti salah satunya lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mic/line&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Switch tekan ini untuk merubah sirkit gain control. Tergantung apakah yang menjadi input adalah mic, effect return atau tape deck/CD. Pada banyak mixing console terdapat terminal input yang terpisah antara mic dan line input pada channel yang sama. Input mic biasanya menggunakan tipe konektor balans 3 pin XLR atau kadang biasa disebut jack Canon. Sedangkan line input menggunakan jack seperti yang biasa dipakai jack gitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini memungkinkan untuk mencolokkan dua input yang berbeda dalam satu channel, dan switch ini untuk mengaktifkan salah satu input yang kita inginkan diantara keduanya. Sebagai contoh, anda dapat mencolokkan effect return dngan gain yang diset rendah pada mic input kemudian mencolokkan lagi tape deck pada line input channel yang sama. Pada saat band sedang show dan tape deck tidak dibutuhkan, anda tinggal men-switch tombol tersebut pada posisi mic. Kemudian pada saat band telah selesai dan butuh playback musik dari tape deck/CD, anda juga tinggal men-switchnya pada posisi line. Ini bisa dilakukan untuk menghemat channel, khususnya apabila console yang digunakan tidak terlalu besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;High Pass filter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan memotong frekuensi rendah dari input yaitu dari 80 Hz ke bawah. Ini dapat diaktifkan (IN) bila dari sumber suara tidak memproduksi suara dengan jangkauan frekuensi serendah itu. Misalnya Hi-Hat, vokal, gitar (khususnya akustik). Namun tidak perlu diaktifkan (OUT) terhadap channel drum (kick dan beberapa tom) dan bass gitar. Karena bila diaktifkan akan mengakibatkan channel tersebut kehilangan frekuensi rendahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa fotografi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang fotografi, lensa merupakan alat vital dari kamera yang berfungsi memfokuskan cahaya hingga mampu membakar medium penangkap (atau lebih umum dikenal dengan nama film). Terdiri atas beberapa lensa yang berjauhan yang bisa diatur sehingga menghasilkan ukuran tangkapan gambar dan variasi fokus yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian luar lensa fotografi biasanya ditempatkan tiga cincin pengatur, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma, dan cincin fokus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah bagian yang mengatur jarak ketajaman lensa (lihat juga depth of field).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diafragma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah bagian yang mengatur bukaan rana(diafragma) sehingga banyak cahaya yang masuk bisa diatur sesuai dengan kebutuhan(lebih lengkap dibahas di fotografi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa-Lensa Khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa makro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa khusus untuk menangkap detail maksimal dari suatu objek. Banyak digunakan untuk foto-foto produk dan sains.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perspective Correction Lens&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering juga disebut lensa arsitektur. Lensa ini memperbaiki efek perspektif yang selalu terjadi jika memotret benda tiga dimensi dalam jarak relatif dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa lambat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digunakan untuk mengimbangi setting kecepataan bukaan rana sangat rendah di badan kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digunakan untuk mengimbangi setting kecepatan bukaan rana sangat tinggi di badan kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRITERIA PEMILIHAN LENSA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini kita mengenal berbagai jenis camera televisi, dari beberapa maker atau pembuatnya, dilihat dari tingkatan kualitas; dari kelas kambing sampai highend, dan dari harga yang ditawarkan, yang berkisar dari ribuan sampai puluhan ribu dollar.&lt;br /&gt;Namun secara umum, unjuk kerja dan kualitas gambar dari camera yang ada sekarang  dengan prosesing sinyal digital telah melebihi camera analog yang pernah kita kenal.&lt;br /&gt;Ketika kita membeli camera, tentu telah kita tentukan untuk apa aplikasi camera tersebut; apakah untuk aplikasi di studio, atau di lapangan. Kemudian kita memilahnya berdasarkan anggaran yang tersedia. Selanjutnya, disinilah biasanya kita kurang begitu jeli, untuk memilih lensa yang sesuai. Sesungguhnya, lensa memegang peranan penting untuk hasil gambar yang dihasilkan oleh camera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk aplikasi lensa di lapangan, yaitu camera Electronic News Gathering/ Electronic Field Production (ENG/ EFP), ada tiga kategori lensa: Lensa paket, lensa grade profesional dan lensa grade broadcast. Lensa paket adalah jenis lensa dengan harga paling murah. Lensa jenis ini dikemas satu paket dengan camera yang dipesan. Biasanya dalam urutan item pembelian camera hanya ditulis lensa zoom 18X, misalnya, tanpa menyebutkan spesifikasi yang spesifik. Harganya pun sudah termasuk dalam paket keseluruhan asesori standar. Lensa kategori ini didesain dengan kualitas biasa, kualitas optiknya marginal, aspek mekanikalnya juga tidak akan bertahan untuk jangka waktu yang relatif lama. Lensa ini selayaknya menjadi pilihan untuk aplikasi entry-level, murah meriah, ataupun untuk pilihan jika lensa atau camera tersebut hanya dipakai selama berfungsi dan selanjutnya ditukar yang baru. Contohnya adalah jenis camcorder dengan format yang sama untuk pemakaian home use atau consumer camera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori lensa dengan grade profesional mempunyai kualitas optis lebih baik, aspek mekanikal yang lebih andal. Lensa ini berunjuk kerja bagus untuk sejumlah aplikasi, dan pada situasi shooting yang moderat, tidak terlalu ekstrim. Lensa ini tersedia di pasaran dengan berbagai variasi rasio zoom dan focal length. Biasanya tidak dilengkapi 2X ekstender. Lensa grade profesional yang didesain untuk camera kelas menengah ini, juga sudah dilengkapi dengan berbagai opsi untuk asesori, seperti converter untuk wide dan telephoto, studio zoom dan focus control. Jika dirawat dengan baik, lensa ini akan berfungsi dengan baik selama bertahun-tahun. Inilah jenis lensa yang kebanyakan dimiliki oleh camera ENG/ EFP di stasiun TV mana pun, meskipun cameranya sendiri tidak berada di kelas menengah (mid-range).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa dengan grade broadcast merupakan top-of-the-line, baik pada kualitas optis maupun kekuatan mekanisnya. Lensa dengan grade ini didesain untuk meningkatkan performa dari jenis camera broadcast terbaik, dan mampu memberikan layanan andal selama bertahun-tahun. Pemakaian lensa berkualitas broadcast merupakan standar bagi produksi berita dan program di kebanyakan stasiun TV di dunia. Kemajuan teknologi digital yang diterapkan pada sistem servo lensa broadcast saat ini memungkinkan proses zoom yang lebih presisi, cruise zoom, one-shot preset dan remote control untuk fungsi zoom, iris dan focus dengan interface RS-232.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi perbandingan harga, lensa broadcast zoom digital 21X harganya mendekati harga camcordernya yang juga berkualitas broadcast. Sedangkan lensa broadcast wide angle harganya sekitar 11/2 harga lensa 21X. Sementara harga lensa broadcast telenya adalah 2X lebih harga lensa 21X. Nah, berapakah estimasi harga lensa profesional yang setara spesifikasinya dengan lensa 21X diatas? Yaitu sekitar sepersepuluh dari harga lensa kualitas broadcast tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat lebih jauh antara lensa studio dan lensa ENG/EFP. Selama beberapa tahun terakhir ini, telah terjadi kemajuan yang pesat pada perkembangan teknologi lensa. Lensa studio dengan kemampuan focal length dari 7mm. sampai 168mm. Lensa ENG/EFP berkembang dari 55X sampai 87X dengan focal length melebihi 2200mm.!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa studio didesain untuk kemampuan close-up dengan minimum jarak obyek, minimum object distance (MOD) kurang dari satu meter. Pada pengambilan di lapangan, biasanya jarak reporter adalah sekitar 2 sampai 3meter, dengan asumsi reporter tadi membaca teks pada teleprompter. Sedangkan lensa tele di lapangan biasanya juga mempunyai MOD antara 2 sampai 3 meter, sehingga sulit dipakai di studio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini lensa untuk High Definition TV (HDTV) juga telah berkembang pesat, dengan tingkat presisi yang lebih tinggi, toleransi mekanik yang lebih kecil atau minimum. Karena format HDTV yang lebih lebar daripada standar TV, Standard Definition Television (SDTV) yaitu 16:9, maka resolusi pada daerah sudut lensa HDTV harus lebih tinggi, sehingga akan diperoleh reproduksi yang lebih presisi jika gambar ditampilkan pada layar yang berukuran lebar. Di pasaran juga tersedia lensa yang dapat diswitch untuk pemakaian aspek rasio 4:3 dan 16:9 yang dilengkapi dengan converter rasio yang sekaligus mengkoreksi efek berkurangnya angle-of-view yang terjadi jika lensa dengan dual format tadi digunakan pada format 4:3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis lensa wide dan tele saat ini mempunyai kualitas broadcast dengan label H, yang selain digunakan untuk SDTV juga dapat digunakan untuk HDTV, entah kapan. Mengapa kita minta jenis lensa ini..?, yang jelas lensanya adalah keluaran terbaru dan telah disempurnakan daripada tipe lama yang hanya untuk SDTV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar - dasar Fotografi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa saja bisa memotret. Dengan tambahan pikiran kreatif dan kerja keras, kita dapat menciptakan gambar hebat yang menunjukkan segenap kreasi dan interpretasi terhadap apa yang dilihat dan jepret. Nah, seni mengabadikan gambar dengan menggunakan kamera di sebut dengan Fotografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fotografi berasal dari bahasa Latin yaitu: photos adalah cahaya, sinar. Sedang graphein berarti tulisan, gambar atau disain bentuk. Jadi, fotografi secara luas adalah menulis atau menggambar dengan menggunakan cahaya. Gambar mati atau lukisan yang didapat melalui proses penyinaran dengan menggunakan cahaya.Karena dalam membuat gambar kita mengguanakan alat kamera maka sudah tentu kita harus benar-benar menguasai alat tersebut juga beberapa teknik dasarnya.&lt;br /&gt;Dalam menggunakan kamera kita mengenal apa yang disebut dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus adalah titik api&lt;br /&gt;Rana/Kecepatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rana adalah tirai yang bergerak turun naik di dalam kamera yang berfungsi untuk mengatur berapa lama film hendak disinari. Rana memiliki satuan dengan nomor: B-1-2-4-8-15-30-60-125-250-500-1000-2000. Besar kecilnya satuan rana dapat ditentukan sendiri dengan mengatur besar dan kecilnyanya satuan rana dan besarnya diafragma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa rana dalam kamera. Diantaranya rana celah dan rana pusat. Rana celah ada dua yaitu: Rana celah vertical dan horizonta. Keduanya terletaDia pada kamera yang bertugas menutup tirai dan mengikuti fungsinya. Rana vertial menutup secara vertikal dan yang horizontal menutup secara horizontal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang Rana pusat adalah, Rana yang terletak pada lensa letaknya berdampingan dengan diafragma dan menutupnya dengan cara memusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diafragma&lt;br /&gt;Diafragma adalah lubang dalam lensa kamera tempat cahaya masuk saat melakukan pemotretan. Diafragma memiliki beberapa ukuran atau angka-angka. Setiap lensa mempunyai perbedaan bukaan diafragma masing-masing. Biasanya, ukuran diafragma dimulai dengan 2,8-4-5,6-8-11-16-22. Besar kecilnya bukaan diafragma yang kita pilih menghasilkan foto yang berbeda. Bukaan diafragma kecil akan menghasilkan ruang yang luas. Sedang bukaan diafragma besar akan membuat ruang tajam sempit (Blur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mudahnya, diafragma artinya bukaan lensa. Efeknya, makin besar bukaan,maka makin besar kecepatan yang dibutuhkan, speed makin tinggi. Efek lainnya, makin besar bukaan, makin sempit ruang tajamnya, artinya makin besar efek blur untuk daerah diluar ruang tajam yang fokus. Banyak cara dan tujuan penggunaan/pemilihan diafragma, yg antara lain akan jelas mempengaruhi konteks dari foto yg kita buat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal untuk memotret landscape, dengan memakai kamera apapun, coba setel ke diafragma paling sempit (angka paling besar) yang mungkin dicapai, lalu diimbangi dengan penyetelan lama waktu bukaan seperlunya (perhatikan light meter).&lt;br /&gt;Tapi khususnya untuk pemotretan malam, kadang kita tidak bisa mencapai bukaan paling sempit karena terbatas waktu bukaan shutter yang tidak bisa terlalu lama, apalagi di kamera prosumer yang biasanya terbatas hanya 13 detik maksimum. Untunglah untuk kamera digital prosumer hal ini tidak masalah, soalnya dengan ukuran sensor yang jauh lebih kecil daripada satu frame film 35mm maka ruang tajam tetap cukup luas, walaupun diafragma disetel ke f/3.5 misalnya. Dan, semuanya tergantung bagaimana foto akan kita buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencahayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencahayaan adalah proses menyinari film dengan cahaya yang datang dari luar kamera dengan mengontrol besarnya diafragma dan kecepatan.Dalam pencahayaan, bukaan diafragma menentukan intensitas cahaya yang diteruskan film. Sedangkan kecepatan rana menentukan jangka waktu transmisi sinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menentukan kombinasi yang tepat antara bukaan diafragma dengan kecepatan. Salah satunya dengan memilih prioritas diafragma. Maksudnya, pemotret bisa memilih berapa besar bukaan diafragma yang akan digunakan. Setiap bukaan diafragma yang dipilih akan membuat hasil gambar yang berbeda. Bila pemotret memilih menggunakan rana tinggi, maka itu berguna untuk menghentikan aksi. Sedang rana rendah akan membuat aksi kabur.Sedang untuk mengambil gambar di tempat dengan cahaya yang kurang maka untuk mengatasinya yang dilakukan oleh fotografer adalah memakai film dengan kecepatan tinggi. Misalnya Iso 400, 600, 800 atau Iso 1600.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara untuk mengukur pencahayaan biasanya ada di setiap kamera. Untuk mengukur cahaya agar sesuai, kita bisa mensiasatinya dengan cara mengukur telapak tangan atau mendekatkan kamera kita sekitar 30 cm dari objek. Maka, kita akan mendapatan pencahayaan yang sesuai.Untuk mendapatkan cahaya yang baik dalam pemotretan biasanya kita akan memilih memotret pada jam 08.00-10.00 dan 16.00-18.00. biasanya dalam waktu ini, cahaya dalam kondisi yang baik, dan tak terlalu keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pencahayaan ada beberapa teknik yang harus diperhatikan. Diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerangan depan: Sumber cahaya berasal dari depan objek. Cahaya ini akan menghasilkan gambar yang datar.&lt;br /&gt;Penerangan belakang : Sumber cahaya berasal dari belakang objek. Dengan sumber cahaya yang seperti ini maka objek yang kita ambil menjadi shiluette (hitam). Pemotretan dengan sumber cahaya dari belakang dilakukan bila kita ingin membuat sebuah foto shiluete.&lt;br /&gt;Penerangan Samping : Pemotretan dengan memakai sumber cahaya dari samping membuat objek yang kita ambil akan nampak tegas. Biasanya cahaya ini&lt;br /&gt;Lensa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa adalah alat yang terdiri dari beberapa cermin yang berfungsi mengubah benda menjadi bayangan, terbalik dan nyata. Lensa terletak di depan kamera. Ada beberpa jenis lensa. Lensa normal, lensa lebar (wide) dan lensa panjang atau biasa disebut dengan lensa tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa normal berukuran fokus sepanjang 50 mm atau 55 mm untuk film berukuran 35 mm. Sudut pandang lensa ini hampir sama dengan sudut pandang mata manusia. Selain lensa lebar, ada juga lensa tele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa lebar bisanya mempunyai lebar fokusnya 16-24mm. Lensa ini cocok untuk mengambil gambar pemandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lensa tele adalah lensa yang memiliki focal length panjang. Lensa ini dapat digunakan untuk memperoleh ruang tajam yang pendek dan dapat menghasikan prespektif wajah yang mendekati aslinya. Lensa ini biasanya berukuran 85mm, 135mm dan 200mm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisanya fotografer menggunakan lensa sesuai dengan kebutuhannya. Bila ingin memotret benda atau objek yang dekat, atau memotret pemandangan, biasanya mereka menggunakan lensa normal atau lensa dengan sudut lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bila fotografer ingin mengabadikan sebuah moment tertentu dengan jarak yang jauh, biasanya mereka menggunakan lensa tele. Dengan demikian, mereka tak perlu repot untuk membidik objek, dan kerja mereka akan semakin mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain lensa normal dan lensa tele, ada juga jenis lensa lainnya yang biasa disebut dengan lensa variasi atau lensa special (special lense). Biasanya lensa ini digunakan untuk keperluan tertentu. Contohnya fish eye lens (lensa mata ikan - 180 derajat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memotret dengan lensa ini fotografer akan memperoleh hasil yang unik. Namun, lensa ini tidak berfungsi untuk menyaring sesuatu kecuali mengubah pandangan guna mencapai hasil yang menyimpang dari pemotretan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila fotografer ingin mengambil objek dengan ukuran kecil atau pemotretan berjarak dekat (mendekatkan pemotret ke objek), umumnya lensa yang dipakai adalah lensa makro. Lensa ini biasanya juga dipakai untuk keperluan reproduksi karena dapat memberikan kualitas prima dan distorsi minimal. Misalnya: untuk memotret bunga, serangga, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain peralatan, untuk menghasilkan sebuah foto yang baik kita juga harus memperhatikan beberapa hal diantaranya: Komposisi, cahaya, garis, bentuk, tekstur, rupa, warna dan vertical atau horizontal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi adalah susunan objek foto secara keseluruhan pada bidang gambar agar objek menjadi pusat perhatian (POI=Point of Interest). Dengan mengatur komposisi foto kita juga dapat dan akan membangun “mood” suatu foto dan keseimbangan keseluruhan objek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara komposisi maka akan selalu terkait dengan kepekaan dan “rasa” (sense). Untuk itu sangat diperlukan upaya untuk melatih kepekaan kita agar dapat memotret dengan komposisi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang dapat dipakai untuk menghasilkan komposisi yang baik.Diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertiga Bagian (Rule of Thirds)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada aturan umum fotografi, bidang foto sebenarnya dibagi menjadi 9 bagian yang sama. Sepertiga bagian adalah teknik dimana kita menempatkan objek pada sepertiga bagian bidang foto. Hal ini sangat berbeda dengan yang Umum lakukan, di mana kita selalu menempatkan objek di tengah-tengah bidang foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudut Pemotretan (Angle of View)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu unsur yang membangun sebuah komposisi foto adalah sudut pengambilan objek. Sudut pengambilan objek ini sangat ditentukan oleh tujuan pemotretan. Maka dari itu, jika kita ingin mendapatkan satu moment dan mendapatkan hasil yang terbaik, kita jangan pernah takut untuk memotret dari berbagai sudut pandang. Mulailah dari yang standar (sejajar dengan objek), kemudian cobalah dengan berbagai sudut pandang dari atas, bawah, samping sampai kepada sudut yang ekstrim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi pola garis Diagonal, Horizontal, Vertikal, Curve.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam pemotretan Nature, pola garis juga menjadi salah satu unsur yang dapat memperkuat objek foto. Pola garis ini dibangun dari perpaduan elemen-elemen lain yang ada didalam suatu foto. Misalnya pohon,ranting, daun, garis cakrawala, gunung, jalan, garis atap rumah dan lain-lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen-elemen yang membentuk pola garis ini sebaiknya diletakkan di sepertiga bagian bidang foto. Pola Garis ini dapat membuat komposisi foto menjadi lebih seimbang dinamis dan tidak kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Background (BG) dan Foreground (FG)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang dan latar depan adalah benda-benda yang berada di belakang atau di depan objek inti dari suatu foto. Idealnya, BG dan FG ini merupakan pendukung untuk memperkuat kesan dan fokus perhatian mata kepada objek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga “mood” suatu foto juga ditentukan dari unsur-unsur yang ada pada BG atau FG. BG dan FG, seharusnya tidak lebih dominan (terlalu mencolok) daripada objek intinya. Salah satu caranya adalah dengan mengaburkan (Blur) BG dan FG melalui pengaturan diafragma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teknik sudut pengambilan sebuah foto, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan sebatas mata (eye level viewing);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;paling umum, pemotretan sebatas mata pada posisi berdiri, hasilnya wajar/biasa, tidak menimbulkan efek-efek khusus yang terlihat menonjol kecuali efek-efek yang timbul oleh penggunaan lensa tertentu, seperti menggunakan lensa sudut lebar, mata ikan, tele, dan sebagainya karena umumnya kamera berada sejajar dengan subjek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan burung (bird eye viewing);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bidikan dari atas, efek yang tampak subjek terlihat rendah, pendek dan kecil. Kesannya seperti â€œkecilâ€/hina terhadap subjek. Manfaatnya seperti untuk menyajikan suatu lokasi atau landscap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Low angle camera;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemotretan dilakukan dari bawah. Efek yang timbul adalah distorsi perspektif yang secara teknis dapat menurunkan kualitas gambar, bagi yang kreatif hal ini dimanfaatkan untuk menimbulkan efek khusus. Kesan efek ini adalah menimbulkan sosok pribadi yang besar, tinggi, kokoh dan berwibawa, juga angkuh. Orang pendek akan terlihat sedikit â€œnormalâ€. Menggambarkan bagaimana anak-anak memandang â€œduniaâ€ orang dewasa. Termasuk juga dalam jenis ini pemotretan panggung, orang sedang berpidato di atas mimbar yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frog eye viewing,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pandangan sebatas mata katak. Pada posisi ini kamera berada di bawah, hampir sejajar dengan tanah dan tidak diarahkan ke atas, tetapi mendatar dan dilakukan sambil tiarap. Angle ini digunakan pada foto peperangan, fauna dan flora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waist level viewing,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemotretan sebatas pinggang. Arah lensa disesuaikan dengan arah mata (tanpa harus mengintip dari jendela pengamat). Sudut pengambilan seperti ini sering digunakan untuk foto-foto candid (diam-diam, tidak diketahui subjek foto), tapi pengambilan foto seperti ini adalah spekulatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;High handheld position;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemotretan dengan cara mengangkat kamera tinggi-tinggi dengan kedua tangan dan tanpa membidik. Ada juga unsur spekulatifnya, tapi ada kiatnya yaitu dengan menggunakan lensa sudut lebar (16 mm sampai 35 mm) dengan memposisikan gelang fokus pada tak terhingga (mentok) dan kemudian memutarnya balik sedikit saja. Pemotretan seperti sering dilakukan untuk memotret tempat keramaian untuk menembus kerumunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film adalah media untuk merekam gambar yang terdiri dari lempengan tipis dengan emulsi yang peka cahaya. Karena peka cahayalah yang membuat film harus disimpan dalam kotak atau tabung yang tak terkena cahaya. Film mempunyai ukuran 35mm dan 120mm atau disebut medium format.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa jenis film. Diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NEGATIF FILM:&lt;br /&gt;Film negatif atau klise, adalah sebutan untuk citra yang terbentuk pada film sesudah dipotretkan dan sesudah dikembangkan, di mana bagian yang terlihat gelap pada gambar, pada objek terlihat terang. Warna yang timbul berlawanan karena bagian terang dari objek memantulkan banyak cahaya ke film dan menghasilkan area gelap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;X-RAY FILM:&lt;br /&gt;Film sinar-x. Film ini dibuat kontras dan dibungkus dengan kertas timah. Karena sinar x dapat menembus benda-benda padat seprti kulit, tekstil, dan lain-lain, maka dalam pemotretan akan tampak bayangan-bayangan yang mengganggu. Film ini biasa digunakan dalam bidang kedokteran dan pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POLAROID FILM:&lt;br /&gt;Polaroid film adalah film yang digunakan untuk menghasilkan foto dalam waktu singkat tetapi tidak mempunyai negatif. Dahulu banyak fotografer professional yang menggunakan kamera ini namun semakin hari kamera dan film jenis ini sudah ditinggalkan. Hanya sebagian fotografer yang masih memakainya. Film Polaroid ditemukan oleh dr Land.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORTHOCHROMATIC FILM:&lt;br /&gt;Film yang sensitif terhadap warna biru dan hijau tapi tidak pada merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEDIUM FILM:&lt;br /&gt;Film dengan kecepatan sedang (ISO 100, 200). Kelompok film yang paling popular dan banyak diminati pemotret. Ideal untuk pemotretan dalam cuaca yang terang/cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iso adalah standard untuk kategori film yang digunakan yang mengindikasikan besar kepekaan film terhadap cahaya. Semakin kecil angka iso, semakin rendah kepekaannya terhadap cahaya. Kepekaan cahaya ini sangat menjadi prioritas dalam pemotretan. Biasanya bila kita ingin memotret pada suasana cahaya yang terang maka, kita dianjurkan memakai film dengan Iso 100 atau film dengan kecepatan rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran Iso pada film ada berbagai jenis ukuran: 25-50-100-200-400-600-800 dan 1600.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyaring dalam bentuk kaca yang tembus cahaya yang mempunyai ketebalan rata . Filter biasanya dipasang di ujung depan lensa. Ada beberapa jenis filter, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POL COLOR FILTER:&lt;br /&gt;Filter yang terdiri dari selembar polarisator kelabu dan polarisator warna, terdapat berbagai kombinasi warna sehingga dapat digunakan untuk efek-efek tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POL COLOR FILTER:&lt;br /&gt;Filter yang terdiri dari selembar polarisator kelabu dan polarisator warna, terdapat berbagai kombinasi warna sehingga dapat digunakan untuk efek-efek tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POL CONVERSION FILTER:&lt;br /&gt;Filter terdiri dari selembar polarisator dengan filter konversi warna (85B). Biasanya juga digunakan untuk jenis kamera kine, sehingga memungkinkan film tungsten digunakan untuk cerah hari dan mempunyai efek seperti filter polarisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POL FIDER FILTER:&lt;br /&gt;Filter yang terdiri dari dua filter PL linier yang digabung menjadi satu. Jumlah filter yang masuk dapat diatur dengan memutar gelang filter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POLARIZING CIRCULAR FILTER:&lt;br /&gt;Filter yang dibuat dari lembaran polarisator linier dan keeping quarter wave retardation, dilapi di antara dua gelang filter. Efeknya sama dengan filter polarisasi, biasanya digunakan untuk kamera kine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;POLARIZING FILTER:&lt;br /&gt;Filter polarisasi, dipakai untuk menghilangkan refleksi dari segala permukaan yang mengkilap. Filter ini terdiri dari dua bagian, bagian yang satu dengan lain dapat diputar-putar untukmendapatkan sudut paling ideal menghilangkan refleksi, menambah saturasi warna dan menembus kabut atmosfer. Juga berguna untuk membirukan langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ND FILTER:&lt;br /&gt;Filter ND. Filter ini berfungsi untuk menurunkan kekuatan sinar 2 kali sampai 8 kali. Filter ini bernada abu-abu muda atau sedang dan tidak mengubah warna gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NEBULA FILTER:&lt;br /&gt;Filter yang menghasilkan gambar dengan efek pancaran sinar radial yang berpelangi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-1638663451900499412?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/1638663451900499412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=1638663451900499412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/1638663451900499412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/1638663451900499412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/11/tugas-lensa-pakmoko.html' title='Tugas Lensa (pak.Moko)'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SS9_ckb6diI/AAAAAAAAAHs/I3PMxjgANkk/s72-c/canon-eos-5d-copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-7305317935972239509</id><published>2008-07-25T14:05:00.000+07:00</published><updated>2008-07-25T14:06:46.470+07:00</updated><title type='text'>tugas pak moko sub.4</title><content type='html'>1.4 ALIR KERJA PEMANCAR TV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemancar televisi UHV dan VHF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kualitas Penerimaan Siaran Televisi&lt;br /&gt;Besarnya signal penerimaan siaran televisi disuatu tempat dipengaruhi beberapa parameter dari stasiun pemancar yang meliputi antara lain :&lt;br /&gt;Daya pancar&lt;br /&gt;Gain dan sistem antena pemancar&lt;br /&gt;Jarak lokasi pemancar dengan lokasi penerimaan&lt;br /&gt;Frequency saluran yang digunakan&lt;br /&gt;Gain dan antena sistem dari pesawat penerima&lt;br /&gt;Profile chart antara antena pemancar dengan antena pesawat penerima&lt;br /&gt;Ketinggian lokasi pemancar terhadap lokasi penerima&lt;br /&gt;Apabila dinyatakan dalam rumus, dapat kita lihat dengan jelas parameter-parameter yang berpengaruh pada penerimaan signal siaran televisi :&lt;br /&gt;Pfs(db) = Po(db) + Gant Tx(db) – Apl(db) + Gant Rx(db) &lt;br /&gt;Pfs(db) : Level Field Strength dalam satuan dB&lt;br /&gt;Po(db) : Power Output pemancar dalam satuan dB&lt;br /&gt;Gant Tx(db) : Gain antena pemancar dalam satuan dB&lt;br /&gt;Apl(db) : Anttenuasi Path Loss dalam satuan dB&lt;br /&gt;Gant Rx(db) : Gain antena penerima dalam satuan dB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Daya Pancar&lt;br /&gt;Kiranya semua orang tahu bahwa besarnya daya pancar, akan mempengaruhi besarnya signal penerimaan siaran televisi disuatu tempat tertentu pada jarak tertentu dari stasiun pemancar televisi. Semakin tinggi daya pancar semakin besar level kuat medan penerimaan siaran televisi. Namun demikina besarnya penerimaan siaran televisi tidak hanya dipengaruhi oleh besarnya daya pancar.&lt;br /&gt;C. Gain Antena&lt;br /&gt;Besarnya Gain antena dipengaruhi oleh jumlah dan susunan antena serta frequency yang digunakan. Antena pemancar UHF tidak mungkin digunakan untuk pemancar TV VHF dan sebaliknya, karena akan menimbulkan VSWR yang tinggi. Sedangkan antena penerima VHF dapat saja untuk menerima signal UHF dan sebaliknya, namun Gain antenanya akan sangat mengecil dari yang seharusnya.&lt;br /&gt;D. Path Loss (redaman Ruang)&lt;br /&gt;Path Loss dapat diartikan sebagai redaman propagasi, yaitu besarnya daya yang hilang dalam menempuh jarak tertentu. Besarnya redaman disamping ditentukan oleh kondisi alam seperti tidak adanya halangan antara pemancar dengan penerima dan kondisi altitude dari masing-masing lokasi maupun antara kedua lokasi, redaman sangat dipengaruhi oleh jarak antara pemancar dengan penerima dan frekwensi yang digunakan. Dengan tanpa memperhitungkan kondisi alam dan lokasi dimana pemancar dan penerima berada, besarnya Path Loss dapat dihitung dengan menggunakan rumus “Free Space Loss” sebagai berikut :&lt;br /&gt;A pl(db) = +32,5(db) +(20 log D (km))(db) + (20 log F (Mhz))(db) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Kebutuhan Daya Pancar&lt;br /&gt;Besarnya daya pancar yang diperlukan untuk menjangkau sasaran pada jarak tertentu dipengaruhi antara lain oleh besarnya frekwensi, ketinggian antena pemancar dan antena penerima serta profile antara lokasi pemancar dengan lokasi penerima, serta besarnya level kuat medan yang diharapkan dapat diterima oleh pesawat penerima. Besarnya level kuat medan penerimaan siaran televisi untuk frekwensi band tertentu, CCIR/ ITU-R memberikan rekomendasi yang dapat digunakan sebagai referensi, namun demikina di setiap negara dapat saja memiliki kebijaksanaan tersendiri tentang kualitas penerimaan siaran televisi yang dikaitkan dengan persyaratan kuat medan minimum. Sampai saat ini di Indonesia belum ada kebijaksanaan khusus mengenai persyaratan minimum kuat medan pancaran siaran televisi yang harus dipenuhi untuk suatu penerimaan siaran televisi yang dianggap baik. Sementara itu, untuk kebutuhan perencanaan pengembangan perluasan jangkauan digunakan rekomendasi CCIR/ ITU-R sebagai acuan. Dibawah ini sebagai contoh disampaikan daftar kuat medan minimum menurut rekomendasi CCIR dan daftar kuat medan minimum yang digunakan oleh negara Australia.&lt;br /&gt;Untuk menganalisa perbedaan kebutuhan daya pancar antara pemancar VHF dengan UHF dapat dilakukan dengan menggunakan perhitungan propagasi gelombang pada “free space” ataupun menggunakan chart/ grafik propagasi yang disusun oleh CCIR serta dengan memegang variabel-variabel tertentu dalam kondisi yang sama. Pada kesempatan ini marilah kita lakukan perhitungan dengan menggunakan rumus propagasi gelombang pada “free space” dengan variabel-variabel yang dipegang tetap yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;Jarak pemancar dengan penerima = 20 Km&lt;br /&gt;Antara pemancar dan penerima tidak ada halangan/ obstacle dan ketinggian antena pemancar dan penerima tidak diperhitungkan&lt;br /&gt;Frekwensi VHF = 200Mhz dan UHF = 500Mhz&lt;br /&gt;Pfs = Field strength untuk VHF = 75dbuV/m = -30dBm/Z = 50Ohm&lt;br /&gt;Pfs = Field strength untuk UHF = 80dBuV/m = -27dBm/Z = 50Ohm &lt;br /&gt;Gant = Gain antena = 10dB&lt;br /&gt;Po = power output pemancar&lt;br /&gt;Po(db) = Pfs(db) – Gant(db) + 32,5(db) + (20logD(km))(db) + (20logF(Mhz))(db)&lt;br /&gt;Dengan data sebagaimana tersebut diatas, dapat dihitung kebutuhan power output VHF yang dapat menjangkau sasaran sejauh 20Km adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Po(db) = Pfs(db) – Gant(db) + 32,5(db) + (20logD(km))(db) + (20logF(Mhz))(db) &lt;br /&gt;Po(db) = -32bdm – 10db + 32,5db + 20log20 + 20log200 &lt;br /&gt;Po(db) = -32bdm – 10db + 32,5db + 26db + 46db &lt;br /&gt;Po(db) = 62,5 dbm = 2,5dbk = 1,8KW&lt;br /&gt;Sedangkan untuk pemancar UHF diperlukan power output sebesar :&lt;br /&gt;Po(db) = Pfs(db) – Gant(db) + 32,5(db) + (20logD(km))(db) + (20logF(Mhz))(db) &lt;br /&gt;Po(db) = -27bdm – 10db + 32,5db + 20log20 + 20log500 &lt;br /&gt;Po(db) = -27bdm – 10db + 32,5db + 26db + 54db &lt;br /&gt;Po(db) = 75,5 dbm = 15,5dbk = 35KW&lt;br /&gt;Apabila dilakukan perhitungan dengan menggunakan grafik rumus propagasi gelombang pada “free space” dengan variable-variable yang dipegang tetap yaitu sebagai berikut :&lt;br /&gt;Jarak pemancar dengan penerima = 20Km&lt;br /&gt;Antara pemancar dan penerima tidak ada halangan/ obstacle&lt;br /&gt;Ketinggian antena pemancar = 150meter, dan ketinggian antene penerima penerima = 10meter&lt;br /&gt;Pfs = Field strength untuk VHF = 75dbuV/m = -32dBm/Z = 50Ohm&lt;br /&gt;Pfs = Field strength untuk UHF = 80dBuV/m = -27dBm/Z = 50Ohm &lt;br /&gt;Gant = Gain antena = 10dB&lt;br /&gt;Po = Power output pemancar&lt;br /&gt;Dengan data sebagaimana tersebut diatas dan dengan menggunakan standard CCIR, besarnya daya pancar dapat dihitung sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Perhitungan Daya Pancar Pemancar VHF,Dengan menggunakan grafik pada gambar 1, dapat dijelsakan bahwa dengan 1 Kw atau 0dbk ERP pada jarak 20Km dengan ketinggian antena pemancar 150 meter dapat diperoleh field strength sebesar 63dbuV/m. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa untuk mendapatkan field strength sebesar 75dbuV/m pada jarak 20Km diperlukan ERP sebesar 12dBk dan dengan menggunakan antena pemancar dengan Gain 10dB, power output pemancar VHF yang diperlukan sebesar 2dBk atau 1,58KW&lt;br /&gt;2. Perhitungan Daya Pancar Pemancar UHF,Dengan menggunakan grafik pada gambar 2, dapat dijelaskan bahwa dengan 1 KW atau 0dbk ERP pada jarak 20Km denagn ketinggian antena pemancar 150 meter dapat diperoleh Field Strength sebesar 61dbuV/m. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa untuk mendapatkan field strength sebesar 19dbk, dan dengan menggunakan antena pemancar dengan Gain 10dB, power output pemancar UHF yang diperlukan adalah sebesar 9dbk atau 8KW Dari uraian tersebut diatas dapat disampaikan bahwa untuk mendapatkan kualitas penerimaan gambar dan suara yang baik pada jarak yang sama diperlukan daya pancar yang lebih tinggi apabila menggunakan pemancar UHF dari pada apabila menggunakan pemancar VHF.&lt;br /&gt;F. Biaya Investasi&lt;br /&gt;Penggunaan pemancar UHF untuk menjangkau daerah sasaran yang sama jauhnya, diperlukan biaya investasi yang jauh lebih besar daripada menggunakan pemancar VHF. Hal ini sangat wajar karena untuk menjangkau sasaran tertentu pemancar UHF memerlukan daya yang 3 s/d 5 kali lebih besar daripada daya pemancar VHF. G. Kualitas Kualitas hasil pencaran dari pemancar VHF dibandingkan dengan kualitas hasil pancaran dari pemancar UHF adalah sama asalkan keduanya memenuhi persyaratan dan spesifikasi yang telah ditentukan. Perbedaan yang mungkin terjadi tudak akan dapat dilihat oleh mata dan didengar oleh telinga, tetapi hanya dapat diketahui dengan mengunakan alat ukur. Tidak adanya perbedaan kualitas penerimaan gambar dan suara dari pemancar televisi VHF dan UHF ini barangkali dapat ditanyakan kepada yang sempat melihat siaran televisi Singapore, Malaysia, Jepang ataupun Jerman, dimana perbedaan kualitas penerimaan siaran televisi VHF dan UHF tidak dapat di indentifikasi.&lt;br /&gt;PENGGUNAAN PEMANCAR VHF OLEH TVRI&lt;br /&gt;Berdasarkan peraturan internasional yang berkaitan dengan pengaturan penggunaan frekwensi (Radio Regulation) untuk penyiaran televisi pada pita frekwensi VHF dan UHF. Sesuai dengan sistem pertelevisian yang dianaut oleh indonesia yaitu CCIR B dan G maka penggunaan frekwensi tersebut telah diatur sebagai berikut :&lt;br /&gt;VHF band I : saluran 2 dan 3VHF band III : saluran 4 s/d 11VHF band IV : saluran 21 s/d 37VHF band V : saluran 38 s/d 70&lt;br /&gt;Sejarah pertelevisian di Indonesia diawali pada tahun 1962 oleh TVRI di Jakarta dengan menggunakan pemancar televisi VHF. Pembangunan pemancar TVRI berjalan dengan cepat terutama setelah diluncurkannya satelite palapa pada tahun 1975. Pada tahun 1987, yaitu lahirnya stasiun penyiaran televisi swasta pertama di Indonesia, stasiun pemancar TVRI telah mencapai jumlah kurang lebih 200 stasiun pemancar yang keseluruhannya menggunakan frekwensi VHF, dan pemancar TV swasta pertama tersebut diberikan alokasi frekwensi pada pita UHF. Kebijaksanaan penggunaan pita frekwensi VHF untuk TVRI dan UHF untuk swasta pada saat itu dilakukan dengan beberapa pertimbangan yang menguntungkan negara sebagai berikut :&lt;br /&gt;Jumlah saluran TV pada pita VHF yang jumlahnua hanya 10 saluran hampir seluruhnya telah digunakan untuk 200 stasiun pemancar terutama di pulau Jawa, maka pemancar TV swasta yang pertama dan berlokasi di Jakarata dialokasikan pada pita frekwensi UHF.&lt;br /&gt;Pemancar VHF lebih ekonomis dan tidak berbeda kualitasnya dengan pemancar TV UHF sangat cocok unruk stasiun penyiaran pemerintah yang terbatas dana pembangunannya.&lt;br /&gt;Kesinambungan pemeliharaan dan penggantian pemancar TVRI yang 70% adalah buatan LEN sangat didukung oleh hasil produksi LEN yang belum memproduksi pemancar UHF.&lt;br /&gt;TVRI terus memperluas jangkauannya sampai ke pelosok tanah air dimana saat itu masih banyak masyarakat di daerah yang belum mampu membeli pesawat TV berwarna dan pada saat itu pesawat hitam putih hanya dapat menerima saluran VHF.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-7305317935972239509?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/7305317935972239509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=7305317935972239509' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7305317935972239509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7305317935972239509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/07/tugas-pak-moko-sub4_25.html' title='tugas pak moko sub.4'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-7220238572714326724</id><published>2008-07-24T16:44:00.000+07:00</published><updated>2008-07-24T17:01:41.570+07:00</updated><title type='text'>tugas pak moko sub.2</title><content type='html'>1.2 Ilustrasikan proses kerja pesawat TV (proses kerja secara elektronis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Proses Kerja dan Jenis-Jenis PLTN &lt;br /&gt;Di dalam inti atom tersimpan tenaga inti (nuklir) yang luar biasa besarnya. Tenaga nuklir itu hanya dapat dikeluarkan melalui proses pembakaran bahan bakar nuklir. Proses ini sangat berbeda dengan pembakaran kimia biasa yang umumnya sudah dikenal, seperti pembakaran kayu, minyak dan batubara. Besar energi yang tersimpan (E) di dalam inti atom adalah seperti dirumuskan dalam kesetaraan massa dan energi oleh Albert Einstein : E = m C2, dengan m : massa bahan (kg) dan C = kecepatan cahaya (3 x 108 m/s). Energi nuklir berasal dari perubahan sebagian massa inti dan keluar dalam bentuk panas. &lt;br /&gt;Dilihat dari proses berlangsungnya, ada dua jenis reaksi nuklir, yaitu reaksi nuklir berantai tak terkendali dan reaksi nuklir berantai terkendali. Reaksi nuklir tak terkendali terjadi misal pada ledakan bom nuklir. Dalam peristiwa ini reaksi nuklir sengaja tidak dikendalikan agar dihasilkan panas yang luar biasa besarnya sehingga ledakan bom memiliki daya rusak yang maksimal. Agar reaksi nuklir yang terjadi dapat dikendalikan secara aman dan energi yang dibebaskan dari reaksi nuklir tersebut dapat dimanfaatkan, maka manusia berusaha untuk membuat suatu sarana reaksi yang dikenal sebagai reaktor nuklir. Jadi reaktor nuklir sebetulnya hanyalah tempat dimana reaksi nuklir berantai terkendali dapat dilangsungkan. Reaksi berantai di dalam reaktor nuklir ini tentu sangat berbeda dengan reaksi berantai pada ledakan bom nuklir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah pemanfaatan energi nuklir melalui Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dimulai beberapa saat setelah tim yang dipimpin Enrico Fermi berhasil memperoleh reaksi nuklir berantai terkendali yang pertama pada tahun 1942. Reaktor nuklirnya sendiri sangat dirahasiakan dan dibangun di bawah stadion olah raga Universitas Chicago. Mulai saat itu manusia berusaha mengembangkan pemanfaatan sumber tenaga baru tersebut. Namun pada mulanya, pengembangan pemanfaatan energi nuklir masih sangat terbatas, yaitu baru dilakukan di Amerika Serikat dan Jerman. Tidak lama kemudian, Inggris, Perancis, Kanada dan Rusia juga mulai menjalankan program energi nuklirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik pertama yang dihasilkan dari PLTN terjadi di Idaho, Amerika Serikat, pada tahun 1951. Selanjutnya pada tahun 1954 PLTN skala kecil juga mulai dioperasikan di Rusia. PLTN pertama di dunia yang memenuhi syarat komersial dioperasikan pertama kali pada bulan Oktober 1956 di Calder Hall, Cumberland. Sistim PLTN di Calder Hall ini terdiri atas dua reaktor nuklir yang mampu memproduksi sekitar 80 juta Watt tenaga listrik. Sukses pengoperasian PLTN tersebut telah mengilhami munculnya beberapa PLTN dengan model yang sama di berbagai tempat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi Nuklir&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan gambaran tentang besarnya energi yang dapat dilepaskan oleh reaksi nuklir, berikut ini diberikan contoh perhitungan sederhana. Ambil 1 g (0,001 kg) bahan bakar nuklir 235U. Jumlah atom di dalam bahan bakar ini adalah : &lt;br /&gt;N = (1/235) x 6,02 x 1023 = 25,6 x 1020 atom 235U. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena setiap proses fisi bahan bakar nuklir 235U disertai dengan pelepasan energi sebesar 200 MeV, maka 1 g 235U yang melakukan reaksi fisi sempurna dapat melepaskan energi sebesar : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E = 25,6 x 1020 (atom) x 200 (MeV/atom) = 51,2 x 1022 MeV &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika energi tersebut dinyatakan dengan satuan Joule (J), di mana 1 MeV = 1.6 x 10-13 J, maka energi yang dilepaskan menjadi : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E = 51,2 x 1022 (MeV) x 1,6 x 10-13 (J/MeV) = 81,92 x 109 J &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menganggap hanya 30 % dari energi itu dapat diubah menjadi energi listrik, maka energi listrik yang dapat diperoleh dari 1 g 235U adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elistrik = (30/100) x 81,92 x 109 J = 24,58 x 109 J &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena 1J = 1 W.s ( E = P.t), maka peralatan elektronik seperti pesawat TV dengan daya (P) 100 W dapat dipenuhi kebutuhan listriknya oleh 1 g 235U selama : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;t = Elistrik / P = 24,58 x 109 (J) / 100 (W) = 24,58 x 107 s &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka 24,58 x 107 sekon (detik) sama lamanya dengan 7,78 tahun terus-menerus tanpa dimatikan. Jika diasumsikan pesawat TV tersebut hanya dinyalakan selama 12 jam/hari, maka energi listrik dari 1 g 235U bisa dipakai untuk mensuplai kebutuhan listrik pesawat TV selama lebih dari 15 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh perhitungan di atas dapat memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai kandungan energi yang tersimpan di dalam bahan bakar nuklir. Energi panas yang dikeluarkan dari pembelahan satu kg bahan bakar nuklir 235U adalah sebesar 17 milyar kilo kalori, atau setara dengan energi yang dihasilkan dari pembakaran 2,4 juta kg (2.400 ton) batubara. Melihat besarnya kandungan energi tersebut, maka timbul keinginan dalam diri manusia untuk memanfaatkan energi nuklir sebagai pembangkit listrik dalam rangka memenuhi kebutuhan energi dalam kehidupan sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Kerja Pusat Listrik Tenaga Nuklir&lt;br /&gt;Proses kerja PLTN sebenarnya hampir sama dengan proses kerja pembangkit listrik konvensional seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), yang umumnya sudah dikenal secara luas. Yang membedakan antara dua jenis pembangkit listrik itu adalah sumber panas yang digunakan. PLTN mendapatkan suplai panas dari reaksi nuklir, sedang PLTU mendapatkan suplai panas dari pembakaran bahan bakar fosil seperti batubara atau minyak bumi. &lt;br /&gt;Reaktor daya dirancang untuk memproduksi energi listrik melalui PLTN. Reaktor daya hanya memanfaatkan energi panas yang timbul dari reaksi fisi, sedang kelebihan neutron dalam teras reaktor akan dibuang atau diserap menggunakan batang kendali. Karena memanfaatkan panas hasil fisi, maka reaktor daya dirancang berdaya thermal tinggi dari orde ratusan hingga ribuan MW. Proses pemanfaatan panas hasil fisi untuk menghasilkan energi listrik di dalam PLTN adalah sebagai berikut : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan bakar nuklir melakukan reaksi fisi sehingga dilepaskan energi dalam bentuk panas yang sangat besar. &lt;br /&gt;Panas hasil reaksi nuklir tersebut dimanfaatkan untuk menguapkan air pendingin, bisa pendingin primer maupun sekunder bergantung pada tipe reaktor nuklir yang digunakan. &lt;br /&gt;Uap air yang dihasilkan dipakai untuk memutar turbin sehingga dihasilkan energi gerak (kinetik). &lt;br /&gt;Energi kinetik dari turbin ini selanjutnya dipakai untuk memutar generator sehingga dihasilkan arus listrik. &lt;br /&gt;Jenis-Jenis PLTN&lt;br /&gt;Teknologi PLTN dirancang agar energi nuklir yang terlepas dari proses fisi dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi dalam kehidupan sehari-hari. PLTN merupakan sebuah sistim yang dalam operasinya menggunakan reaktor daya yang berperan sebagai tungku penghasil panas. Dewasa ini ada berbagai jenis PLTN yang beroperasi. Perbedaan tersebut ditandai dengan perbedaan tipe reaktor daya yang digunakannya. Masing-masing jenis PLTN/tipe reaktor daya umumnya dikembangkan oleh negara-negara tertentu, sehingga seringkali suatu jenis PLTN sangat menonjol dalam suatu negara, tetapi tidak dioperasikan oleh negara lain. Perbedaan berbagai tipe reaktor daya itu bisa terletak pada penggunaan bahan bakar, moderator, jenis pendinging serta perbedaan-perbedaan lainnya. &lt;br /&gt;Perbedaan jenis reaktor daya yang dikembangkan antara satu negara dengan negara lain juga dipengaruhi oleh tingkat penguasaan teknologi yang terkait dengan nuklir oleh masing-masing negara. Pada awal pengembangan PLTN pada tahun 1950-an, pengayaan uranium baru bisa dilakukan oleh Amerika Serikat dan Rusia, sehingga kedua negara tersebut pada saat itu sudah mulai mengembangkan reaktor daya berbahan bakar uranium diperkaya. Sementara itu di Kanada, Perancis dan Ingris pada saat itu dipusatkan pada program pengembangan reaktor daya berbahan bakar uranium alam. Oleh sebab itu, PLTN yang pertama kali beroperasi di ketiga negara tersebut menggunakan reaktor berbahan bakar uranium alam. Namun dalam perkembangan berikutnya, terutama Inggris dan Perancis juga mengoperasikan PLTN berbahan bakar uranium diperkaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar reaktor daya yang beroperasi dewasa ini adalah jenis Reaktor Air Ringan atau LWR (Light Water Reactor) yang mula-mula dikembangkan di AS dan Rusia. Disebut Reaktor Air Ringan karena menggunakan H2O kemurnian tinggi sebagai bahan moderator sekaligus pendingin reaktor. Reaktor ini terdiri atas Reaktor Air tekan atau PWR (Pressurized Water Reactor) dan Reaktor Air Didih atau BWR (Boiling Water Reactor) dengan jumlah yang dioperasikan masing-masing mencapai 52 % dan 21,5 % dari total reaktor daya yang beroperasi. Sedang sisanya sebesar 26,5 % terdiri atas berbagai type reaktor daya lainnya. Berikut ini akan dibahas lebih lanjut berbagai jenis PLTN yang dewasa ini beroperasi diberbagai negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Reaktor Air Didih &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada reaktor air didih, panas hasil fisi dipakai secara langsung untuk menguapkan air pendingin dan uap yang terbentuk langsung dipakai untuk memutar turbin. Turbin tekanan tinggi menerima uap pada suhu sekitar 290 ºC dan tekanan sebesar 7,2 MPa. Sebagian uap diteruskan lagi ke turbin tekanan rendah. Dengan sistim ini dapat diperoleh efisiensi thermal sebesar 34 %. Efisiensi thermal ini menunjukkan prosentase panas hasil fisi yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik. Setelah melalui turbin, uap tersebut akan mengalami proses pendinginan sehingga berubah menjadi air yang langsung dialirkan ke teras reaktor untuk diuapkan lagi dan seterusnya. Dalam reaktor ini digunakan bahan bakar 235U dengan tingkat pengayaannya 3-4 % dalam bentuk UO2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1981, perusahaan Toshiba, General Electric dan Hitachi melakukan kerja sama dengan perusahaan Tokyo Electric Power Co. Inc. untuk memulai suatu proyek pengembangan patungan dalam rangka meningkatkan unjuk kerja sistim Reaktor Air Didih dengan memperkenalkan Reaktor Air Didih Tingkat Lanjut atau A-BWR (Advanced Boiling Water Reactor). Kapasitas A-BWR dirancang lebih besar untuk mempertinggi keuntungan ekonomis. Di samping itu, beberapa komponen reaktor juga mengalami peningkatan, seperti peningkatan dalam fraksi bakar, penyempurnaan sistim pompa sirkulasi pendingin, mekanisme penggerak batang kendali dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Reaktor Air Tekan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaktor Air Tekan juga menggunakan H2O sebagai pendingin sekaligus moderator. Bedanya dengan Reaktor Air Didih adalah penggunaan dua macam pendingin, yaitu pendingin primer dan sekunder. Panas yang dihasilkan dari reaksi fisi dipakai untuk memanaskan air pendingin primer. Dalam reaktor ini dilengkapi dengan alat pengontrol tekanan (pessurizer) yang dipakai untuk mempertahankan tekanan sistim pendingin primer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistim pressurizer terdiri atas sebuah tangki yang dilengkapi dengan pemanas listrik dan penyemprot air. Jika tekanan dalam teras reaktor berkurang, pemanas listrik akan memanaskan air yang terdapat di dalam tangki pressurizer sehingga terbentuklah uap tambahan yang akan menaikkan tekanan dalam sistim pendingin primer. Sebaliknya apabila tekanan dalam sistim pendingin primer bertambah, maka sistim penyemprot air akan mengembunkan sebagian uap sehingga tekanan uap berkurang dan sistim pendingin primer akan kembali ke keadaan semula. Tekanan pada sistim pendingin primer dipertahankan pada posisi 150 Atm untuk mencegah agar air pendingin primer tidak mendidih pada suhu sekitar 300 ºC. Pada tekanan udara normal, air akan mendidih dan menguap pada suhu 100 ºC. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses kerjanya, air pendingin primer dialirkan ke sistim pembangkit uap sehingga terjadi pertukaran panas antara sistim pendingin primer dan sistim pendingin sekunder. Dalam hal ini antara kedua pendingin tersebut hanya terjadi pertukaran panas tanpa terjadi kontak atau percampuran, karena antara kedua pendingin itu dipisahkan oleh sistim pipa. Terjadinya pertukaran panas menyebabkan air pendingin sekunder menguap. Tekanan pada sistim pendingin sekunder dipertahankan pada tekanan udara normal sehingga air dapat menguap pada suhu 100 ºC. Uap yang terbentuk di dalam sistim pembangkit uap ini selanjutnya dialirkan untuk memutar turbin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian di atas tergambar bahwa sistim kerja PLTN dengan Reaktor Air Tekan lebih rumit dibandingkan dengan sistim Reaktor Air Didih. Namun jika dilihat pada sistim keselamatannya, Reaktor Air Tekan lebih aman dibandingkan dengan Reaktor Air Didih. Pada Reaktor Air Tekan perputaran sistim pendingin primernya betul-betul tertutup, sehingga apabila terjadi kebocoran bahan radioaktif di dalam teras reaktor tidak akan menyebabkan kontaminasi pada turbin. Sedang pada Reaktor Air Didih, kebocoran bahan radioaktif yang terlarut dalam air pendingin primer dapat menyebabkan terjadinya kontaminasi pada turbin. Reaktor Air Tekan juga mempunyai keandalan operasi dan keselamatan yang sangat baik. Salah satu faktor penunjangnya adalah karena reaktor ini mempunyai koefisien reaktivitas negatif. Apabila terjadi kenaikan suhu dalam teras reaktor secara mendadak, maka daya reaktor akan segera turun dengan sendirinya. Namun karena menggunakan dua sistim pendingin, maka efisiensi thermalnya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Reaktor Air Didih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Reaktor Air Berat atau HWR (Heavy Water Reactor)&lt;br /&gt;Reaktor Air Berat merupakan jenis reaktor yang menggunakan D2O (air berat) sebagai moderator sekaligus pendingin. Reaktor ini menggunakan bahan bakar uranium alam sehingga harus digunakan air berat yang penampang lintang serapannya terhadap neutron sangat kecil. PLTN dengan Reaktor Air berat yang paling terkenal adalah CANDU (Canadian Deuterium Uranium) yang pertama kali dikembangkan oleh Canada. Seperti halnya Reaktor Air tekan, Reaktor CANDU juga mempunyai sistim pendingin primer dan sekunder, pembangkit uap dan pengontrol tekanan untuk mempertahankan tekanan tinggi pada sistim pendingin primer. D2O dalam reaktor CANDU hanya dimanfaatkan sebagai sistim pendingin primer, sedang sistim pendingin sekundernya menggunakan H2O. &lt;br /&gt;Dalam pengoperasian reaktor CANDU, kemurnian D2O harus dijaga pada tingkat 95-99,8 %. Air berat merupakan bahan yang harganya sangat mahal dan secara fisik maupun kimia tidak dapat dibedakan secara langsung dengan H2O. Oleh sebab itu, perlu adanya usaha penanggulangan kebocoran D2O baik dalam bentuk uap maupun cairan. Aliran ventilasi dari ruangan dilakukan secara tertutup dan selalu dipantau tingkat kebasahannya, sehingga kemungkinan adanya kebocoran D2O dapat diketahui secara dini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Reaktor Magnox atau MR (Magnox Reactor) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaktor Magnox menggunakan bahan bakar dalam bentuk logam uranium atau paduannya yang dimasukkan ke dalam kelongsong paduan magnesium (Mg). Reaktor ini dikembangkan dan banyak dioperasikan oleh Inggris. Termasuk dalam reaktor jenis ini adalah reaktor penelitian pertama di dunia yang dibangun oleh tim pimpinan Enrico Fermi di Chicago, Amerika Serikat. Reaktor Magnox menggunakan CO2 sebagai pendingin, grafit sebagai moderator, dan uranium alam sebagai bahan bakar. Panas hasil fisi diambil dengan mengalirkan gas CO2 melalui elemen bakar menuju ke sistim pembangkit uap. Dari pertukaran panas ini akan dihasilkan uap air yang selanjutnya dapat dipakai untuk memutar turbin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari usaha dalam penyempurnaan unjuk kerja Reaktor Magnox adalah diperkenalkannya Reaktor Maju Berpendingin Gas atau AGR (Advanced Gas-cooled Reactor). Dalam reaktor ini juga menggunakan CO2 sebagai pendingin, grafit sebagai moderator, namun bahan bakarnya berupa uranium sedikit diperkaya yang dibungkus dengan kelongsong dari baja tahan karat. Pengayaan bahan bakar ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi thermal dan fraksi bakar bahan bakarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Reaktor Temperatur Tinggi atau HTR (High Temperature Reactor) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaktor Temperatur Tinggi adalah jenis reaktor yang menggunakan pendingin gas helium (He) dan moderator grafit. Reaktor ini mampu menghasilkan panas hingga 750 ºC dengan efisiensi thermalnya sekitar 40 %. Panas yang dibangkitkan dalam teras reaktor dipindahkan menggunakan pendingin He (sistim primer) ke pembangkit uap. Dalam pembangkit uap ini panas akan diserap oleh sistim uap air umpan (sistim sekunder) dan uap yang dihasilkannya dialirkan ke turbin. Dalam reaktor ini juga ada sistim pemisah antara sistim pendingin primer yang radioaktif dan sistim pendingin sekunder yang tidak radioaktif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen bahan bakar yang digunakan dalam Reaktor Temperatur Tinggi berbentuk bola, tiap elemen mengandung 192 gram carbon, 0,96 gram 235U dan 10,2 gram 232Th yang dapat dibiakkan menjadi bahan bakar baru 233U. Proses fisi dalam teras reaktor mampu memanaskan gas He hingga mencapai suhu 750 _C. Setelah terjadi pertukaran panas dengan sistim sekunder, suhu gas He akan turun menjadi 250 ºC. Gas He selanjutnya dipompakan lagi ke teras reaktor untuk mengambil panas fisi, demikian seterusnya. Dalam operasi normal, reaktor ini membutuhkan bahan bakar bola berdiameter 60 mm sebanyak ± 675.000 butir yang diletakkan di dalam teras reaktor. Rata-rata setiap butir bahan bakar tinggal di dalam teras selama enam bulan pada operasi beban penuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip Kerja Televisi &lt;br /&gt;Bagaimanakah Televisi Bekerja?&lt;br /&gt;Sebelum kita mengetahui prinsip kerja pesawat televisi, ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang perjalanan objek gambar yang biasa kita lihat di layar kaca. Gambar yang kita lihat di layar televisi adalah hasil produksi dari sebuah kamera&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek gambar yang di tangkap lensa kamera akan dipisahkan berdasarkan tiga warna dasar, yaitu merah (R = red), hijau (B = blue). Hasil tersebut akan dipancarkan oleh pemancar televisi (transmiter). Pada sestem pemancar televisi, informasi visual yang kita lihat pada layar kaca pada awalnya di ubah dari objek gambar menjadi sinyal listrik. Sinyal listrik tersebut akan ditransmisikan oleh pemancar ke pesawat penerima (receiver) televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRINSIP KERJA TELEVISI&lt;br /&gt;Pesawat televisi akan mengubah sinyal listrik yang di terima menjadi objek gambar utuh sesuai dengan objek yang ditranmisikan. Pada televisi hitam putih (monochrome), gambar yang di produksi akan membentuk warna gambar hitam dan putih dengan bayangan abu-abu. Pada pesawat televisi berwarna, semua warna alamiah yang telah dipisah ke dalam warna dasar R (red), G(green), dan B (blue) akan dicampur kembali pada rangkaian matriks warna untuk menghasilkan sinyal luminasi.&lt;br /&gt;Selain gambar, juga membawa suara ?&lt;br /&gt;Selain gambar, pemancar televisi juga membawa sinyal suara yang di tranmisikan bersama sinyal gambar. Penyiaran telavisi sebenarnya menyerupai suara sistem radio tetapi mencakup gambar dan suara. Sinyal suara di pancarkan oleh modulasi frekuensi (FM) pada suatu gelombang terpisah dalam satu saluran pemancar yang sama dengan sinyal gambar. Sinyal gambar termodulasi mirip dengan sistem pemancaran radio yang telah dikenal sebelumnya. Dalam kedua kasus ini, amplitudo sebuah gelombang pembawa frekuensi radio (RF) dibuat bervariasi terhadap tegangan pemodulasi.Modulasi adalah sinyal bidang frekuensi dasar (base band).&lt;br /&gt;Modulasi frekuensi (FM) digunakan pada sinyal suara untuk meminimalisasikan atau menghindari derau (noise) dan interferensi. Sinyal suara FM dalam televisi pada dasarnya sama seperti pada penyiaran radio FM tetapi ayunan frekuensi maksimumnya bukan 75khz melainkan 25 khz.&lt;br /&gt;Saluran dan Standar Pemancar Televisi&lt;br /&gt;Kelompok frekuensi yang di tetapkan bagi sebuah stasiun pemancar untuk tranmisi sinyalnya disebut saluran (chenel). Masing-masing mempunyai sebuah saluran 6 mhz dalam salah satu bidang frekuensi (band) yang dialokasikan untuk penyiaran televisi komersial.&lt;br /&gt;VHF bidang frekuensi rendah saluran 2 sampai 6 dari 54 MHZ sampai 88 MHZ.&lt;br /&gt;VHF bidang frekuensi tinggi saluran 7 sampai 13 dari 174 MHZ sampai 216 MHZ.&lt;br /&gt;UHF saluran 14 sampai 83 dari 470 MHZ sampai 890 MHZ.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, saluran 3 disiarkan pada 60 MHZ sampai 66 MHZ. Sinyal pembawa RF untuk gambar dan suara keduanya termasuk di dalam tiap saluran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS-JENIS SISTEM TELEVISI&lt;br /&gt;Sistem pemancar televisi yang kita kenal di antaranya:&lt;br /&gt;NTSC (National Television System Committee)&lt;br /&gt;PAL (Phases Alternating Line)&lt;br /&gt;SECAM (Sequential Couleur a Memorie)&lt;br /&gt;PALB&lt;br /&gt;NTSC (National Television System Committee) digunakan di Amerika Serikat, sistem PAL (Phases Alternating Line) di gunakan di Inggris, sistem SECAM (Sequential Couleur a Memorie) digunakan di Perancis. Sementara itu, Indonesia sendiri menggunakan sistem PALB. Hal yang membedakan sistem tersebut adalah format gambar, jarak frekuensi pembawa dan pembawa suara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGIAN-BAGIAN TELEVISI&lt;br /&gt;Rangkaian Catu Daya (Power Supply)&lt;br /&gt;Rangkaian berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi DC yang selanjutnya didistribusikan ke seluruh rangkaian. Rangkaian catu daya dibatasi oleh garis putih pada PCB dan daerah di dalam kotak merah. Daerah di dalam garis putih adalah rangkaian input yang merupakan daerah tegangan tinggi (live area). Sementara itu, daerah di dalam kotak merah adalah output catu daya yang selanjutnya mendistribusikan tegangan DC ke seluruh rangkaian TV. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian Penala (tuner)&lt;br /&gt;Rangkaian ini terdiri dari penguat frekuensi tinggi ( penguat HF ), pencampur (mixer), dan osilator lokal.Rangkaian penala berfungsi untuk menerima sinyal masuk (gelombang TV) dari antena dan mengubahnya menjadi sinyal frekuensi IF.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian penguat IF (Intermediate Frequency)&lt;br /&gt;Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal hingga 1.000 kali. Sinyal output yang dihasilkan penala ( tuner) merupakan sinyal yang lemah dan yang sangat tergantung pada pada sinyal pemancar, posisi penerima, dan bentang bentang alam. Rangkaian ini juga berguna untuk membuang gelombang lain yang tidak dibutuhkan dan meredam interferensi pelayanan gelombang pembawa suara yang mengganggu gambar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian Detektor Video&lt;br /&gt;Rangkaian ini berfungsi sebagai pendeteksi sinyal video komposit yang keluar dari penguat IF gambar. Selain itu, rangkaian ini berfungsi pula sebagai peredam seluruh sinyal yang mengganggu karena apabila ada sinyal lain yang masuk akan mengakibatkan buruknya kualitas gambar. Salah satu sinyal yang di redam adalah sinyal suara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian Penguat Video&lt;br /&gt;Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal luminan yang berasal dari deteltor video sehingga dapat menjalankan layar kaca atau CRT (catode ray tube). Didalam rangkaian penguat video terdapat pula rangkaian ABL(automatic brightness level) atau pengatur kuat cahaya otomatis yang berfungsi untuk melindungi rangkaian tegangan tinggi dari tegangan muatan lebih yang disebabkan oleh kuat cahaya pada layar kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian AGC (Automatic Gain Control)&lt;br /&gt;Rangkaian AGC berfungsi untuk mengatur penguatan input secara otomatis. Rangkaian ini akan menstabilkan sendiri input sinyal televisi yang berubah-ubah sehingga output yang dihasilkan menjadi konstan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian Defleksi Sinkronisasi&lt;br /&gt;Rangkaian ini terdiri dari empat blok, yaitu rangkaian sinkronisasi, rangkaian defleksi vertikal, rangkaian defleksi horizontal, dan rangkaian pembangkit tegangan tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian Audio&lt;br /&gt;Suara yang kita dengar adalah hasil kerja dari rangkaian ini, sinyal pembawa IF suara akan dideteksi oleh modulator frekuensi (FM). Sebelumnya, sinyal ini dipisahkan dari sinyal pembawa gambar. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS-JENIS LAYAR TELEVISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe Layar Televisi CRT (catode ray tube)&lt;br /&gt;Pada televisi jenis ini layar terlihat lebih cembung ketimbang jenis lainnya. Teknologi televisi dengan tabung CRT tergolong paling tua dan hingga saat ini terus digunakan dan dikembangkan. Walaupun telah muncul teknologi yang baru. Tabung CRT hanya berisi sebuah tabung sinar katoda (cathode-ray tube) sedang untuk perbandingannya, plasma terdiri dari satu juta tabung fluorescent berukuran sangat kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe Layar Televisi Plasma&lt;br /&gt;Dalam prinsipnya, layar plasma tersusun atas dua lembar kaca. Di antara keduanya diisi ribuan sel, yang ratusan di antaranya berisi gas xenon dan neon. Dua jenis elektroda panjang, address electrode dan transparent display electrode, direntangkan di antara lempengan kaca tersebut. Saat layar plasma dihidupkan, elektroda-elektroda yang saling berpotongan di atas sel itu diberi muatan listrik oleh komputer layar untuk mengionisasi gas dalam sel. Ini berlangsung ribuan kali dalam sepersekian detik. Arus listrik pun melewati gas di dalam sel dan menghasilkan aliran partikel bermuatan listrik yang cepat, yang merangsang atom gas tersebut melepaskan foton ultraviolet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foton ultraviolet berinteraksi dengan fosfor&lt;br /&gt;Kemudian, foton ultraviolet berinteraksi dengan fosfor yang akhirnya melepaskan energi di dalam bentuk sinar foton yang jelas. Setiap pixel tersusun atas tiga sel sub pixel yang terpisah, masing-masing dengan fosfor yang berbeda warna, yaitu; merah, hijau, biru yang akan bercampur menghasilkan warna pixel.&lt;br /&gt;Untuk menyeragamkan kekuatan arus listrik yang mengalir melalui sel berbeda, sistem kontrolnya akan menambah atau mengurangi intensitas warna setiap sub pixel. Hal ini untuk menghasilkan ratusan kombinasi merah, hijau, dan biru yang berbeda. Dengan cara ini, sistem kontrol dapat menghasilkan warna dalam spektrum luas, sekira ada 16,77 juta warna bisa dihasilkan sebuah layar plasma. Inilah yang membuat tampilan gambar plasma sangat tajam dan jelas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-7220238572714326724?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/7220238572714326724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=7220238572714326724' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7220238572714326724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7220238572714326724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/07/tugas-pak-moko-sub4.html' title='tugas pak moko sub.2'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-7190883190423547235</id><published>2008-07-24T16:32:00.000+07:00</published><updated>2008-07-24T16:42:44.530+07:00</updated><title type='text'>tugas pak moko</title><content type='html'>&lt;strong&gt;1.3 Identifikasikan standar TV dunia dan HDTV (standar internasional untuk sistem dan tampilan (warna) TV ; teknologi High Definition Television (HDTV))&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HDTV adalah merupakan media komunikasi baru dan teknologinya&lt;br /&gt;  masih dalam proses penggarapan yang sangat ramai, terutama pada awal&lt;br /&gt; dekade ini.  Secara singkat sejarah perkembangan  HDTV dimulai oleh&lt;br /&gt; Jepang yang dimotori oleh pusat riset dan pengembangan NHK (TVRI/RRI &lt;br /&gt;-nya Jepang) pada tahun 1968, kemudian diikuti oleh Masyarakat Eropa &lt;br /&gt;sebagai pembanding dan akhirnya Amerika Serikat menjadi kompetitor&lt;br /&gt; yang harus diperhitungkan. &lt;br /&gt; Diperkirakan bahwa teknologi HDTV ini  akan menjadi standar &lt;br /&gt;televisi masa depan, sehingga seorang peneliti senior dalam bidang &lt;br /&gt;sistem strategi dan manajemen Dr. Indu Singh  meramalkan bahwa pasar&lt;br /&gt;dunia untuk HDTV ini akan mencapai 250 billion dolar pertahun (tahun&lt;br /&gt;2010). Untuk itu pada dekade tahun 1990 ini negara-negara maju telah&lt;br /&gt;dan sedang berusaha agar bisa membuat teknologi tersebut sehingga&lt;br /&gt;bisa menguasai pasar dunia (posisi strategis).&lt;br /&gt; Karena itu maka sekarang telah bermunculan berbagai standar,&lt;br /&gt;yang satu sama lainnya saling berbeda. Yang menjadi persoalan &lt;br /&gt;sekarang adalah bagaimana sebaiknya bagi negara berkembang ?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya marilah kita simak dulu pengertian dasar dari HDTV dan &lt;br /&gt;prasarat idealnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu HDTV ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; HDTV dapat diartikan sebagai suatu sistem media komunikasi &lt;br /&gt;bergambar dan atau bersuara dengan tingkat kualitas ketajaman gambar &lt;br /&gt;(resolusi) yang sangat tinggi (hampir sama dengan kualitas film 35-mm)&lt;br /&gt; dan kualitas suaranya juga menyerupai CD (Compact Disk).  Dalam hal&lt;br /&gt; ini teknologi pemrosesan sinyal dijital dan displai memberikan peran&lt;br /&gt; yang sangat penting.  Diharapkan juga  bahwa nantinya bisa melayani&lt;br /&gt; multi-bahasa dan multi media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Karena HDTV merupakan sistem komunikasi, maka seperti juga &lt;br /&gt;sistem komunikasi konvensional, untuk penyelenggaraannya memerlukan &lt;br /&gt;beberapa komponen dasar seperti pusat produksi (studio), &lt;br /&gt;pemroses/penyimpan. sistem transmisi dan pesawat penerima.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Siaran  Ideal&lt;br /&gt;Untuk dapat menyelenggarakan sistem siaran HDTV baik secara nasional &lt;br /&gt;maupun global yang ideal, diperlukan beberapa kriteria  antara lain &lt;br /&gt;sebagai berikut :&lt;br /&gt;- Penggunaan sinyal standar yang sama (di dunia /dalam satu negara)&lt;br /&gt;- Biaya pesawat penerima yang murah /terbeli oleh khalayak&lt;br /&gt;- Kompatibel dengan sistem yang sudah ada &lt;br /&gt;- Bisa dihubungkan dengan media lain (multi-media)&lt;br /&gt;- Dapat terjangkau secara meluas (aspek pemerataan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi Standar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Disamping aspek pasar yang menggiurkan,  dalam sistem penyele-&lt;br /&gt;nggaran HDTV yang global mempunyai dampak yang luas pada bidang &lt;br /&gt;budaya, sosial  politik sampai pada pertahanan. Karena itu &lt;br /&gt;negara-negara maju telah berlomba agar sistem yang mereka kembangkan &lt;br /&gt;itu nantinya dapat dipakai sebagai standar dunia (global). &lt;br /&gt; Standar yang telah masuk dalam agenda rapat CCIR( badan inter-&lt;br /&gt;nasional yang menangani standarisasi sistem penyiaran),  baru dua &lt;br /&gt;yaitu MUSE (Jepang) dan HD-MAC (Eropa).   Sementara itu Amerika Serikat&lt;br /&gt;yang diatur oleh FCC (Komisi Komunikasi) sedang ditegangkan  untuk &lt;br /&gt;memutuskan satu standar dari masing-masing team (konsorsium) yang &lt;br /&gt;sedang berkompetisi.&lt;br /&gt; Karena kepentingan masing-masing negara yang berbeda-beda &lt;br /&gt;apakah  CCIR bisa memutuskan pemakain standar yang tunggal ? Pengalaman&lt;br /&gt; dari sistem TV konvensional yaitu adanya PAL/SECAM di Eropa &amp; ASEAN, &lt;br /&gt;NTSC di Amerika dan Jepang,  rasanya sulit CCIR untuk bisa memutuskan &lt;br /&gt;pemakaian tunggal sistem penyiaran HDTV ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Disamping itu juga ada badan standarisasi dibawah ISO yaitu &lt;br /&gt;MPEG (Kompas 25 April 1993, penulis yang sama) yang menangani &lt;br /&gt;standarisasi pengkodean dan pemampatan sinyal gambar bergerak. &lt;br /&gt;Untuk sinyal gambar dengan ketajaman  tinggi  (HDTV), sampai saat ini&lt;br /&gt; belum ada kesepakatan dan direncanakan diselesaikan pada tahun 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara Berkembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setiap negara tentu saja menginginkan bahwa negaranya bisa maju&lt;br /&gt; dalam segala hal,  termasuk teknologi HDTV. Bagi negara maju yang &lt;br /&gt;infrastrukurnya sudah lengkap yang menjadi masalah penerapan  adalah &lt;br /&gt;kompetisi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Namun demikian bagaimana dengan negara berkembang  yang &lt;br /&gt;infrastrukturnya masih terbatas (lihat idealisasi sistem siaran diatas)&lt;br /&gt;, apakah mau menciptakan standar sendiri ataukah mengikuti standar yang&lt;br /&gt; sedang dikembangkan oleh bangsa maju dan kapankah HDTV tersebut layak &lt;br /&gt;diterapkan?&lt;br /&gt; Karena tingkatan teknologi HDTV yang ada sudah demikian maju ,&lt;br /&gt;kemungkinan membuat standar sinyal sendiri   hanyalah membuang waktu&lt;br /&gt;dan dana. Namun demikian kalau mengikuti standar lain harus bagaimanakah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Alangkah bijaksananya kalau negara berkembang bisa mempelajari&lt;br /&gt; sistem HDTV ini baik dari segi produksi, transmisinya, pesawat &lt;br /&gt;penerima bahkan sampai industri pembuatan komponen-komponen tersebut.&lt;br /&gt;Karena tanpa bisa memproduksi , negara tesebut akan selalu bergantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pertanyaan berikutnya lalu standar mana yang harus dipakai ?  &lt;br /&gt;MUSE, HD-MAC atau ADTV-nya Amerika.&lt;br /&gt;  Untuk menjawab pertanyaan ini  dan  sekaligus menyelesaikan &lt;br /&gt;persoalan-persoalan idealisai sistem penyiaran diatas kiranya  &lt;br /&gt;diperlukan strategi dan pentahapan yang terpadu. Karena teknologi HDTV &lt;br /&gt;tidak semata-mata teknologi televisi saja,  maka demi keterpaduan sebaiknya &lt;br /&gt;di dalam pengkajian , maupun pengembangannya  dilakukan oleh beberapa&lt;br /&gt;instansi dan industri yang terkait, seperti Telekomunikasi (TELKOM), &lt;br /&gt;Perguruan Tinggi, Pengkajian Teknologi (BPPT,LIPI), Industri elektronika&lt;br /&gt;(INTI, LEN,National, Elektrindo) ,  Kementrian Industri dan Perdagangan &lt;br /&gt;(Indag), dsb-nya. &lt;br /&gt;    Sebagai contoh  keterpaduan yang dilakukan di Jepang untuk &lt;br /&gt;pengembangan industri televisi yang dimulai dekade 50. Dengan dimotori&lt;br /&gt; oleh Pusat Riset dan Pengembangan NHK, Jepang memaksa industri-&lt;br /&gt;industri dalam negeri (SONY, Matsuhita, dll) untuk bisa memproduksi &lt;br /&gt;Televisi dan komponen terkait dengan orientasi mula pasar dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Dengan dilaksanakan siaran secara langsung  melalui media televisi &lt;br /&gt;upacara  pernikahan kaisar (emperor) Akihito pada tahun 1959, &lt;br /&gt;meledaklah industri televisi di Jepang .&lt;br /&gt;      Akhirnya seperti kita ketahui dengan baik bahwa Jepang telah &lt;br /&gt;bisa merajai teknologi televisi dan pasar dunia. , bahkan telah &lt;br /&gt;berhasil menayangkan program HDTV 8 jam sehari (mulai 25 Nopember 1991).&lt;br /&gt;      Yang menjadi harapan Jepang selanjutnya adalah bahwa pasaran &lt;br /&gt;Hi- Vison-nya (HDTV)  akan meledak pada pernikahan mahkota berikutnya&lt;br /&gt;Naruhito dengan Masako Owada pada bulan Juni ini. Namun ini masih&lt;br /&gt;menjadi pertanyaan karena harganya masih mahal (1.0 juta yen), sehingga&lt;br /&gt;sampai akhir Mei ini jumlah pesawat penerimanya baru sekitar 10.000.&lt;br /&gt;Para peneliti Jepang sedang berusaha habis-habisan untuk bisa mengeffisien-&lt;br /&gt;kan komponen IC-nya sehingga diharapkan harganya menjadi murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Contoh lain  adalah Korea Selatan, mereka tidak terburu-buru &lt;br /&gt;mengadakan penyelenggaraan-nya disaat standar belum mapan,&lt;br /&gt;namun yang mereka kejar adalah bagaiamana memproduksi HDTV untuk bisa&lt;br /&gt;di ekspor, sehingga  mereka mengirimkan ahli-ahli-nya yang bisa membu-&lt;br /&gt;at HDTV ke Jepang , Eropa, Amerika. Kegiatan ini adalah merupakan konsorsium&lt;br /&gt;dari pemerintah dan industri-industri terkait seperti Golden Star, Samsung ,&lt;br /&gt;Daewo, Korean Telocom dsb-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Proyek pengembangan produksi HDTV di Korea ini dimulai sejak tahun &lt;br /&gt;1989, dengan biaya 100 milyar won, 60 prosen diantara-nya dikeluarkan dari&lt;br /&gt;kocek pemerintah. Target yang mereka harapkan adalah, konfigurasi dasar&lt;br /&gt;(prototipe) akan selesai dilaksanakan pada tahun 1993, sedangkan secara &lt;br /&gt;ambisius pada tahun 1995 nanti bisa membuat produksi secara masal.&lt;br /&gt; Kelihatannya sangat netral dan beralasan sekali ,saran seorang &lt;br /&gt;mantan peneliti  dari NHK yang sekarang menjadi guru besar di salah &lt;br /&gt;satu perguruan tinggi  di Jepang, yang menyatakan bahwa kalau negara &lt;br /&gt;berkembang ingin mengembangkan sistem siaran HDTV, maka yang perlu &lt;br /&gt;dibenahi dulu antara lain  adalah , perbanyaklah ahli elektronika &lt;br /&gt;(pendidikan) dan yang terkait sehingga bisa membuat , menjalankan dan &lt;br /&gt;memasarkan industri elektronika secara mandiri. Menurut beliau  kalau &lt;br /&gt;ini dikerjakan mulai sekarang dengan  kerja keras (Gambate /bahasa &lt;br /&gt;Jepang),  mudah-mudahan penyelenggaraan sistem siaran HDTV ini bisa &lt;br /&gt; dilaksanakan dalam  kurun 10 tahun yang akan datang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-7190883190423547235?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/7190883190423547235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=7190883190423547235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7190883190423547235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7190883190423547235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/07/tugas-pak-moko_24.html' title='tugas pak moko'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-8319088395962337197</id><published>2008-07-24T13:39:00.001+07:00</published><updated>2008-07-24T13:48:15.247+07:00</updated><title type='text'>Tugas Pak Moko</title><content type='html'>Tugas Kompetensi&lt;br /&gt;Mengidentifikasi Teknologi Pertelevisian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.1 Identifikasikan sejarah penemuan teknologi TV (sejarah penemuan teknologi TV mekanik dan TV elektronik ; sejarah perintisan industri/lembaga penyiaran TV di dunia dan di Indonesia.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sejarah Penemuan teknologi tv mekanik&lt;br /&gt;Pada tahun 1873 seorang operator telegram menemukan bahwa cahaya mempengaruhi resistansi elektris selenium. Ia menyadari itu bisa digunakan untuk mengubah cahaya kedalam arus listrik dengan menggunakan fotosel silenium (selenium photocell).&lt;br /&gt;Kemudian piringan metal kecil berputar dengan lubang-lubang didalamnya ditemukan oleh seorang mahasiswa yang bernama Paul Nipkow di Berlin, Jerman pada tahun 1884 dan disebut sebagai cikal bakal lahirnya televisi. Sekitar tahun 1920 John Logie Baird dan Charles Francis Jenkins menggunakan piringan karya Paul Nipkow untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, serta penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Pada waktu itu belum ditemukan komponen listrik tabung hampa (Cathode Ray Tube)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;• Sejarah Penemuan teknologi tv elektronik&lt;br /&gt;Televisi elektronik agak tersendat perkembangannya pada tahun-tahun itu, lebih banyak disebabkan karena televisi mekanik lebih murah dan tahan banting. Bukan itu saja, tetapi juga sangat susah untuk mendapatkan dukungan finansial bagi riset TV elektronik ketika TV mekanik dianggap sudah mampu bekerja dengan sangat baiknya pada masa itu. Sampai akhirnya Vladimir Kosmo Zworykin dan Philo T. Farnsworth berhasil dengan TV elektroniknya. Dengan biaya yang murah dan hasil yang berjalan baik, orang-orang mulai melihat kemungkinan untuk&lt;br /&gt;Vladimir Zworykin, yang merupakan salah satu dari beberapa pakar pada masa itu, mendapat bantuan dari David Sarnoff, Senior Vice President dari RCA (Radio Corporation of America). Sarnoff sudah banyak mencurahkan perhatian pada perkembangan TV mekanik, dan meramalkan TV elektronik akan mempunyai masa depan komersial yang lebih baik. Selain itu, Philo Farnsworth juga berhasil mendapatkan sponsor untuk mendukung idenya dan ikut berkompetisi dengan Vladimir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TV ELEKTRONIK&lt;br /&gt;Baik Farnsworth, maupun Zworykin, bekerja terpisah, dan keduanya berhasil dalam membuat kemajuan bagi TV secara komersial dengan biaya yang sangat terjangkau. Di tahun 1935, keduanya mulai memancarkan siaran dengan menggunakan sistem yang sepenuhnya elektronik. Kompetitor utama mereka adalah Baird Television, yang sudah terlebih dahulu melakukan siaran sejak 1928, dengan menggunakan sistem mekanik seluruhnya. Pada saat itu sangat sedikit orang yang mempunyai televisi, dan yang mereka punyai umumnya berkualitas seadanya. Pada masa itu ukuran layar TV hanya sekitar tiga sampai delapan inchi saja sehingga persaingan mekanik dan elektronik tidak begitu nyata, tetapi kompetisi itu ada disana.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TV RCA, Tipe TT5 1939, RCA dan Zworykin siap untuk program reguler televisinya, dan mereka mendemonstrasikan secara besar-besaran pada World Fair di New York. Antusias masyarakat yang begitu besar terhadap sistem elektronik ini, menyebabkan the National Television Standards Committee [NTSC], 1941, memutuskan sudah saatnya untuk menstandarisasikan sistem transmisi siaran televisi di Amerika. Lima bulan kemudian, seluruh stasiun televisi Amerika yang berjumlah 22 buah itu, sudah mengkonversikan sistemnya kedalam standard elektronik baru.&lt;br /&gt;Pada tahun-tahun pertama, ketika sedang resesi ekonomi dunia, harga satu set televisi sangat mahal. Ketika harganya mulai turun, Amerika terlibat perang dunia ke dua. Setelah perang usai, televisi masuk dalam era emasnya. Sayangnya pada masa itu semua orang hanya dapat menyaksikannya dalam format warna hitam putih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TV BERWARNA&lt;br /&gt;Sebenarnya CBS sudah lebih dahulu membangun sistem warnanya beberapa tahun sebelum rivalnya, RCA. Tetapi sistem mereka tidak kompatibel dengan kebanyakan TV hitam putih diseluruh negara. CBS yang sudah mengeluarkan banyak sekali biaya untuk sistem warna mereka harus menyadari kenyataan bahwa pekerjaan mereka berakhir sia-sia. RCA yang belajar dari pengalaman CBS mulai membangun sistem warna menurut formatnya. Mereka dengan cepat membangun sistem warna yang mampu untuk diterima pada sistem warna dan sistem hitam putih. Setelah RCA memamerkan kemampuan sistem mereka, NTSC membakukannya untuk siaran komersial thn 1953.&lt;br /&gt;Berpuluh tahun kemudian hingga awal milenium baru abad 21 ini, orang sudah biasa berbicara lewat telepon selular digital dan mengirim e-mail lewat jaringan komputer dunia, tetapi teknologi televisi pada intinya tetap sama. Tentu saja ada beberapa perkembangan seperti tata suara stereo dan warna yang lebih baik, tetapi tidak ada suatu lompatan besar yang mampu untuk menggoyang persepsi orang tentang televisi. Tetapi semuanya secara perlahan mulai berubah, televisi secara bertahap sudah memasuki era digital.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-8319088395962337197?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/8319088395962337197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=8319088395962337197' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/8319088395962337197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/8319088395962337197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/07/tugas-pak-moko.html' title='Tugas Pak Moko'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-8367238572260903649</id><published>2008-07-24T13:39:00.000+07:00</published><updated>2008-07-24T15:16:46.198+07:00</updated><title type='text'>Tugas Pak Moko</title><content type='html'>Tugas Kompetensi&lt;br /&gt;Mengidentifikasi Teknologi Pertelevisian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.1 Identifikasikan sejarah penemuan teknologi TV (sejarah penemuan teknologi TV mekanik dan TV elektronik ; sejarah perintisan industri/lembaga penyiaran TV di dunia dan di Indonesia.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sejarah Penemuan teknologi tv mekanik&lt;br /&gt;Pada tahun 1873 seorang operator telegram menemukan bahwa cahaya mempengaruhi resistansi elektris selenium. Ia menyadari itu bisa digunakan untuk mengubah cahaya kedalam arus listrik dengan menggunakan fotosel silenium (selenium photocell).&lt;br /&gt;Kemudian piringan metal kecil berputar dengan lubang-lubang didalamnya ditemukan oleh seorang mahasiswa yang bernama Paul Nipkow di Berlin, Jerman pada tahun 1884 dan disebut sebagai cikal bakal lahirnya televisi. Sekitar tahun 1920 John Logie Baird dan Charles Francis Jenkins menggunakan piringan karya Paul Nipkow untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, serta penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Pada waktu itu belum ditemukan komponen listrik tabung hampa (Cathode Ray Tube)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;• Sejarah Penemuan teknologi tv elektronik&lt;br /&gt;Televisi elektronik agak tersendat perkembangannya pada tahun-tahun itu, lebih banyak disebabkan karena televisi mekanik lebih murah dan tahan banting. Bukan itu saja, tetapi juga sangat susah untuk mendapatkan dukungan finansial bagi riset TV elektronik ketika TV mekanik dianggap sudah mampu bekerja dengan sangat baiknya pada masa itu. Sampai akhirnya Vladimir Kosmo Zworykin dan Philo T. Farnsworth berhasil dengan TV elektroniknya. Dengan biaya yang murah dan hasil yang berjalan baik, orang-orang mulai melihat kemungkinan untuk&lt;br /&gt;Vladimir Zworykin, yang merupakan salah satu dari beberapa pakar pada masa itu, mendapat bantuan dari David Sarnoff, Senior Vice President dari RCA (Radio Corporation of America). Sarnoff sudah banyak mencurahkan perhatian pada perkembangan TV mekanik, dan meramalkan TV elektronik akan mempunyai masa depan komersial yang lebih baik. Selain itu, Philo Farnsworth juga berhasil mendapatkan sponsor untuk mendukung idenya dan ikut berkompetisi dengan Vladimir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TV ELEKTRONIK&lt;br /&gt;Baik Farnsworth, maupun Zworykin, bekerja terpisah, dan keduanya berhasil dalam membuat kemajuan bagi TV secara komersial dengan biaya yang sangat terjangkau. Di tahun 1935, keduanya mulai memancarkan siaran dengan menggunakan sistem yang sepenuhnya elektronik. Kompetitor utama mereka adalah Baird Television, yang sudah terlebih dahulu melakukan siaran sejak 1928, dengan menggunakan sistem mekanik seluruhnya. Pada saat itu sangat sedikit orang yang mempunyai televisi, dan yang mereka punyai umumnya berkualitas seadanya. Pada masa itu ukuran layar TV hanya sekitar tiga sampai delapan inchi saja sehingga persaingan mekanik dan elektronik tidak begitu nyata, tetapi kompetisi itu ada disana.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TV RCA, Tipe TT5 1939, RCA dan Zworykin siap untuk program reguler televisinya, dan mereka mendemonstrasikan secara besar-besaran pada World Fair di New York. Antusias masyarakat yang begitu besar terhadap sistem elektronik ini, menyebabkan the National Television Standards Committee [NTSC], 1941, memutuskan sudah saatnya untuk menstandarisasikan sistem transmisi siaran televisi di Amerika. Lima bulan kemudian, seluruh stasiun televisi Amerika yang berjumlah 22 buah itu, sudah mengkonversikan sistemnya kedalam standard elektronik baru.&lt;br /&gt;Pada tahun-tahun pertama, ketika sedang resesi ekonomi dunia, harga satu set televisi sangat mahal. Ketika harganya mulai turun, Amerika terlibat perang dunia ke dua. Setelah perang usai, televisi masuk dalam era emasnya. Sayangnya pada masa itu semua orang hanya dapat menyaksikannya dalam format warna hitam putih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TV BERWARNA&lt;br /&gt;Sebenarnya CBS sudah lebih dahulu membangun sistem warnanya beberapa tahun sebelum rivalnya, RCA. Tetapi sistem mereka tidak kompatibel dengan kebanyakan TV hitam putih diseluruh negara. CBS yang sudah mengeluarkan banyak sekali biaya untuk sistem warna mereka harus menyadari kenyataan bahwa pekerjaan mereka berakhir sia-sia. RCA yang belajar dari pengalaman CBS mulai membangun sistem warna menurut formatnya. Mereka dengan cepat membangun sistem warna yang mampu untuk diterima pada sistem warna dan sistem hitam putih. Setelah RCA memamerkan kemampuan sistem mereka, NTSC membakukannya untuk siaran komersial thn 1953.&lt;br /&gt;Berpuluh tahun kemudian hingga awal milenium baru abad 21 ini, orang sudah biasa berbicara lewat telepon selular digital dan mengirim e-mail lewat jaringan komputer dunia, tetapi teknologi televisi pada intinya tetap sama. Tentu saja ada beberapa perkembangan seperti tata suara stereo dan warna yang lebih baik, tetapi tidak ada suatu lompatan besar yang mampu untuk menggoyang persepsi orang tentang televisi. Tetapi semuanya secara perlahan mulai berubah, televisi secara bertahap sudah memasuki era digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sejarah Perintisan Industri/Lembaga Penyiaran TV di dunia dan di Indonesia&lt;br /&gt;A. Sejarah Penyiaran di Indonesia&lt;br /&gt;Pada tahun 1911, Angkatan Laut Kerajaan Belanda pertama kali mengoperasikan fasilitas radio komunikasi di Sabang, pulau paling barat dari weilayah Indonesia. Fasilitas radio ini digunakan sebagai alat komunikasi untuk mengatur lalu lintas kapal laut yang melintas Selat Malaka, jalur perdagangan yang sangat sibuk pada waktu itu. Setelah perang dunia pertama usai, tepatnya pada tahun 1925, di Jakarta berdiri Batavia Radio Society atau Radio Batavia Vereniging (BRV), sekelompok broadcaster yang mulai mengudarakan siaran tetap berupa pemutaran musik barat. Lahirnya BRV inilah yang mulai mengawali keberadaan radio siaran di Hindia Belanda (Indonesia).&lt;br /&gt;Pada 8 Maret 1942, Belanda menyerah kepada Jepang. Pada saat itu radio siaran yang ada dihentikan. Kemudian Jepang mendirikan lembaga penyiaran baru yang dinamakan Hoso Kanri Kyoko dengan cabang-cabangnya di Jakarta, Bandung, Purwokerto, Semarang, Yogjakarta, Surakarta, Surabaya, dan Malang. Kedelapan stasiun daerah inilah yang kemudian menjadi embrio pendirian Radio Republik Indonesia (RRI). Pada sebuah pertemuan di Jakarta pada 11 September 1945 RRI didirikan oleh pemerintah Indonesia.&lt;br /&gt;Menengok sejarah RRI berarti mencermati kembali sejarah masa awal kemerdekaan Indonesia. Radio mempunyai peran sentral dalam mengampanyekan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945 kepada dunia. Berkat peran radio inilah masyarakat dunia mendengar proklamasi kemerdekaan Indonesia, dan dukungan-pun segera mengalir dari negara-negara tetangga. Sejarah ini diukir oleh para angkasawan (penyiar radio) Ronodipuro dan Bachtar Lubis, dengan keberaniannya yang luar biasa mengudarakan naskah proklamasi dan mempropagandakan kemerdekaan bangsa Indonesia secara terus menerus dari waktu ke waktu, mulai dari pukul 19.00 WIB tanggal 17 Agustus 1945. &lt;br /&gt;Sejarah sistem penyiaran televisi di Indonesia dimulai pada 17 Agustus 1962. Hari itu, Televisi Republik Indonesia (TVRI) lahir dan untuk pertama kalinya beroperasi. Dengan pemancar berkekuatan 100 watt, siaran pertama dilakukan untuk menyiarkan peringatan ulang tahun ke 17 proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia dari halaman Istana Merdeka Jakarta. Pada awalnya TVRI adalah proyek khusus untuk menyukseskan penyelenggaraan Asian Games ke 4 di Jakarta. Siaran TVRI sehubungan dengan Asian Games dikoordinir oleh Organizing Comitte Asian Games IV yang dibentuk khusus untuk event olah raga itu, di bawah naungan Biro Radio dan Televisi Departemen Penerangan. Mulai 12 November 1962 TVRI mengudara secara reguler setiap hari. Pada 1 Maret 1963 TVRI mulai menayangkan iklan seiring dengan ditetapkannya TVRI sebagai televisi berbadan hukum yayasan melalui keputusan presiden RI nomer 215 tahun 1963. Namun pada tahun 1981 dengan berbagai alasan politis TVRI tidak diijinkan lagi menayangkan iklan.&lt;br /&gt;Mulai tahun 1988 TVRI mulai mendapat teman dalam penyiaran di Indonesia. Pemerintah telah mulai mengijinkan televisi swasta beroperasi di Indonesia, RCTI (1988), SCTV (1989), TPI (1990), ANTV (1993), INDOSIAR (1995), .... .&lt;br /&gt;B. Lembaga lembaga Penyiaran Dalam UU 32/2002&lt;br /&gt;Dalam UU RI No. 32 tahun 2002, pada pasal 13 ayat 2 ditegaskan bahwa jasa penyiaran diselenggarakan oleh:&lt;br /&gt;1. Lembaga penyiaran swasta &lt;br /&gt;2. Lembaga penyiaran publik &lt;br /&gt;3. Lembaga penyiaran komunitas &lt;br /&gt;4. Lembaga penyiaran berlangganan.&lt;br /&gt;AWAL PERJALANAN ASOSIASI TELEVISI LOKAL INDONESIA ATVLI &lt;br /&gt;Hadir pertama sekali pada tahun 2002 dengan penuh perjuangan untuk dapat mempertahankan eksistensi televisi lokal, dengan inti perjuangan pada undang-undang No.32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran, walaupun berat, namun pengesahan UU Penyiaran tersebut merupakan tonggak penting bagi eksistensi televisi lokal, karena merupakan payung hukum resmi dan demokratis bagi penyiaran di tanah air. &lt;br /&gt;Harus diakui, perjuangan untuk eksis tidaklah mudah. Setelah UU penyiaran yang cukup demokratis, kini ATVLI harus dihadapkan dengan persoalan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang penyiaran yang berpotensi membatasi banyak hal di dunia penyiaran kita. Rancangan Peraturan Pemerintah tentang penyiaran ini dalam realitanya sangat tidak sejalan dengan UU Penyiaran, yang seharusnya di pegang oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI ), banyak terpangkas dengan kewenangan Pemerintah yang terlalu besar. Sehingga mengingatkan kita pada jaman orde baru yang serba mengikat dan tak mendapat kebebasan dari pemerintah. &lt;br /&gt;Hal ini tentunya menjadi keprihatinan bersama. Televisi lokal merupakan salah satu kebanggaan masyarakat daerah, untuk itu sudah saatnya kita bersama-sama melahirkan solusi untuk mempertahankan kebanggaan masyarakat ini. &lt;br /&gt;Televisi Lokal yang hadir dengan spirit otonomi daerah, sangat di rasakan dampak kehadirannya sebagai warna baru dunia penyiaran tanah air. Berbagai daerah selama ini di sadari kurang optimal diangkat dalam wujud audio visual. Sehingga kehadiran televisi lokal, menjadi solusi penting untuk hal tersebut. Dibungkus dengan kemasan lokal yang kental, televisi lokal selalu berupaya mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat dengan kearifan lokal yang berbeda-beda. &lt;br /&gt;Paket tayangan yang bermaterikan sosial, budaya, pariwisata, ekonomi, dan unsur kedaerahan lainnya tentunya menjadi suatu kebutuhan bagi seluruh lapisan masyarakat tersebut, demi optimalisasi pembangunan setempat. Termasuk diantaranya harapan atas peluang pembukaan lapangan pekerjaan baru bagi daerah. &lt;br /&gt;DINAMIKA &lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, sejumlah televisi lokal pada tanggal 26 Juli 2002 mencoba untuk menyatukan visi dan misinya dalam sebuah wadah perhimpunan yang di namakan Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), sebuah wadah tempat bernaungnya sejumlah stasiun televisi yang berdaya jangkau siar lokal (daya jangkau siaran maksimum dalam satu propinsi/kota). &lt;br /&gt;Adapun televisi-televisi lokal tersebut adalah Bali TV, JTV-Surabaya, Riau TV, Lombok TV, TV Papua, Deli TV dan EMU TV-Maluku Utara. Di bantu oleh beberapa orang ahli di bidang komunikasi dan penyiaran, televisi-televisi lokal tersebutpun membawa komitmen bersama yakni televisi lokal sebagai wujud spirit otonomi daerah yang bermartabat untuk persatuan Indonesia. Dan Bali, saat ini merupakan daerah yang di pilih menjadi tempat pendeklarasian ATVLI. &lt;br /&gt;Sedangkan Jakarta ditunjuk sebagai daerah tempat kantor perwakilan ATVLI, dimana operasional sehari-hari ATVLI dilakukan. Penunjukan Jakarta adalah karena lebih strategis dalam hal operasional koordinasi seluruh stasiun televisi anggotanya, disamping juga untuk lebih memudahkan sejumlah urusan ataupun birokrasi yang kebetulan banyak terletak di ibukota negara. &lt;br /&gt;Tugas ATVLI adalah menjalankan program kerja ATVLI, yang antara lain intinya adalah di bidang advokasi media, membangun kemitraan dengan semua pihak, mensosialisasikan anggota baik untuk kepentingan bisnis maupun non bisnis, dan beberapa program yang tak kalah penting lainnya. &lt;br /&gt;Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah proses hadirnya undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang penyiaran, yang merupakan payung hukum bagi kemerdekaan televisi lokal. &lt;br /&gt;Pembahasan yang cukup panjang selama kurang lebih tiga tahun, membuat undang-undang yang digodok dengan susah payah oleh pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat bersama dengan seluruh elemen masyarakat, ternyata membuahkan hasil yang baik. Salah satunya, pengakuan atas media penyiaran lokal dan komunitas yang tertuang dalam pasal di UU tersebut sehingga praktis menjadi nilai lebih dan merupakan sejarah baru bagi dunia penyiaran kita. Sehingga tak berlebihan rasanya jika pertumbuhan media yang cukup pesat dalam area reformasi saat ini menjadi pendamping utama masyarakat kita untuk mewujudkan proses demokratisasi yang sesungguhnya . Sebab, media merupakan salah satu pilar kekuatan republik ini. Dan televisi lokal pun menjadi salah satu unsur penegak pilar tersebut. &lt;br /&gt;Untuk itu, karena terlahir dari rahim masyarakat, maka ATVLI melalui televisi-televisi lokal yang menjadi anggotanya-pun berupaya untuk selalu membangun bersama masyarakat, tak terkecuali hingga pelosok negeri ini. Dan mempertahan kan upaya membangun bersama masyarakat, termasuk kemitraan dengan semua pihak itulah yang menjadi komitmen ATVLI berikutnya. Sebab, jika tidak dengan kekuatan bersama masyarakat, mustahil televisi lokal dapat mengatasi segala rintangan dinamika jaman yang jelas-jelas telah menanti di depan mata. Namun, refleksi kehadiran televisi lokal di tengah masyarakat Indonesia yang menghormati pluralisme, menjadi penting dalam langkah ke depan. &lt;br /&gt;Rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa juga menyertai dinamika Asosiasi Televisi Lokal Indonesia di usianya yang ke dua di tahun 2004, sejak dideklarasikan pada 26 Juli 2002 di Bali, banyak dinamika yang di alami oleh ATVLI. Hadir dengan spirit otonomi daerah untuk persatuan bangsa, tentunya harus senantiasa memegang teguh komitmen pemberdayaan untuk bangsa. Dari pertama kali lahir (2002) dengan beranggotakan 7 (tujuh ) stasiun televisi lokal, saat ini (2007) ATVLI telah memiliki anggota sebanyak 28 (dua puluh delapan) stasiun televisi lokal komersial, yang berada dari ujung barat hingga timur Indonesia. Stasiun-stasiun televisi swasta lokal tersebut adalah: Riau TV, Batam TV, SriJunjunganTV-Bengkalis, JAKTV-Jakarta, Jogja TV, TV Borobudur-Semarang, JTV-Surabaya, Bali TV, Lombok TV, Publik Khatulistiwa TV-Bontang, Gorontalo TV, Makassar TV, Terang Abadi TV-Surakarta, Bandung TV, O’ Channel-Jakarta, Space Toon TV Anak-Jakarta, Cahaya TV-Banten, Megaswara TV-Bogor, Cakra TV-Semarang, Cakra Buana Channel-Depok, Pal TV-Palembang, Kendari TV, Tarakan TV, Manajemen Qolbu TV-Bandung, Ratih TV-Kebumen, Ambon TV, Sriwijaya TV-Palembang dan Aceh TV.&lt;br /&gt;Akhirnya, dalam segala keterbatasan yang ada ijinkan kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi seluruh pihak terutama masyarakat, yang telah menjadi rahim atas lahirnya ATVLI. Marilah kita seluruhnya tanpa terkecuali untuk bersama-sama membangun kemitraan yang di landasi semangat maju bersama dan memperbaiki segala kekurangan bangsa ini. Rasa haru kami, disertai doa dari lubuk hati terdalam untuk senyum kebahagiaan seluruh masyarakat Indonesia di masa mendatang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-8367238572260903649?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/8367238572260903649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=8367238572260903649' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/8367238572260903649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/8367238572260903649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/07/tugas-pak-moko_23.html' title='Tugas Pak Moko'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-5676878683287751055</id><published>2008-06-18T09:30:00.000+07:00</published><updated>2008-06-18T09:31:17.213+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;embed src="http://widget-79.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;amp;il=1&amp;amp;channel=288230376169400185&amp;amp;site=widget-79.slide.com" style="width:400px;height:320px" name="flashticker" align="middle"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div style="width:400px;text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=288230376169400185&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-79.slide.com/p1/288230376169400185/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=288230376169400185&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-79.slide.com/p2/288230376169400185/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=288230376169400185&amp;map=F" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-79.slide.com/p4/288230376169400185/bb_t021_v000_s0un_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-5676878683287751055?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/5676878683287751055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=5676878683287751055' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5676878683287751055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5676878683287751055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/06/blog-post_17.html' title=''/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-7004001410568027131</id><published>2008-06-11T13:10:00.000+07:00</published><updated>2008-06-11T13:36:36.484+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;embed src="http://widget-6d.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;amp;il=1&amp;amp;channel=2594073385365530733&amp;amp;site=widget-6d.slide.com" style="width:400px;height:320px" name="flashticker" align="middle"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div style="width:400px;text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=2594073385365530733&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-6d.slide.com/p1/2594073385365530733/bb_t014_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=2594073385365530733&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-6d.slide.com/p2/2594073385365530733/bb_t014_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;amp;at=un&amp;amp;amp;id=2594073385365530733&amp;amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-6d.slide.com/m/2594073385365530733/bb_t014_v000_s0un_f00/images/xslide9_1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;at=un&amp;id=2594073385365530733&amp;map=F" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-6d.slide.com/p4/2594073385365530733/bb_t014_v000_s0un_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-7004001410568027131?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/7004001410568027131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=7004001410568027131' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7004001410568027131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7004001410568027131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/06/blog-post.html' title=''/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-6905615647858321114</id><published>2008-06-11T12:36:00.000+07:00</published><updated>2008-06-11T12:37:22.114+07:00</updated><title type='text'>Tugas bu.Ari ( LabeL )</title><content type='html'>LabeL Film&lt;br /&gt;Label film adalah Penamaan atau simbol dari suatu film, Pengertian indie label sering ditolakbelakangkan dengan major label. Di Amerika, grup indie memang lahir dari perlawanan terhadap perusahaan rekaman yang masuk dalam kategori besar atau major, semisal Sony BMG, Paramount, ABC, dan lain-lain. Dengan kata lain, indie adalah melawan arus besar. Tapi pengertian indie juga digunakan oleh orang-orang film. Yang tidak terdengar menggunakan istilah indie adalah seni teater, sastra, tari, seni rupa. Musik dan film memang lebih dekat dengan industri, dalam pengertian mendikte secara ekonomi, snobistik dan epigonistik. Dilihat dari sisi ini, indie mengandung pengertian independensi atau tidak mau didikte oleh selera pasar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-6905615647858321114?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/6905615647858321114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=6905615647858321114' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/6905615647858321114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/6905615647858321114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/06/tugas-buari-label.html' title='Tugas bu.Ari ( LabeL )'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-9203459031053600763</id><published>2008-06-05T11:57:00.000+07:00</published><updated>2008-06-05T12:01:55.031+07:00</updated><title type='text'>jenis-jenis kamera(tugas bu Ari)yang Gambarnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SEdyu9XTcuI/AAAAAAAAAE0/B5EnDrHC3ME/s1600-h/kamera.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SEdyu9XTcuI/AAAAAAAAAE0/B5EnDrHC3ME/s320/kamera.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208257645149123298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-9203459031053600763?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/9203459031053600763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=9203459031053600763' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/9203459031053600763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/9203459031053600763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/06/jenis-jenis-kameratugas-bu-ariyang.html' title='jenis-jenis kamera(tugas bu Ari)yang Gambarnya'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SEdyu9XTcuI/AAAAAAAAAE0/B5EnDrHC3ME/s72-c/kamera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-7838959332629947160</id><published>2008-06-03T13:56:00.000+07:00</published><updated>2008-06-03T13:58:53.470+07:00</updated><title type='text'>menyimpan magazine dengan film (tugas bu ari)</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SETrjzrpRiI/AAAAAAAAAEA/R8oGJlWN8js/s1600-h/loop11.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207546069548353058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SETrjzrpRiI/AAAAAAAAAEA/R8oGJlWN8js/s320/loop11.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Magazin&lt;br /&gt;Magazin adalah tempat menyimpan film.&lt;br /&gt;Prinsipnya mengambil tugas darkroom.&lt;br /&gt;Film aman di dalamnya.&lt;br /&gt;Magazin memasok dan menyimpan film setelah dicahayai. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-7838959332629947160?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/7838959332629947160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=7838959332629947160' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7838959332629947160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7838959332629947160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/06/menyimpan-magazine-dengan-film-tugas-bu.html' title='menyimpan magazine dengan film (tugas bu ari)'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SETrjzrpRiI/AAAAAAAAAEA/R8oGJlWN8js/s72-c/loop11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-2623152518446529145</id><published>2008-05-24T11:57:00.000+07:00</published><updated>2008-05-24T12:00:05.913+07:00</updated><title type='text'>jenis jenis kamera</title><content type='html'>&lt;a href="http://erijauhari.multiply.com/journal/item/818/Jenis_CCD_pada_Kamera_Digital" rel="bookmark"&gt;Jenis CCD pada Kamera Digital&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mar 2, '08 10:25 PMfor everyone&lt;br /&gt;Foto-foto: Rony S&lt;br /&gt;Dewasa ini beragam kamera digital 1 shot (foto 1 dan 2) yang beredar di pasaran.&lt;br /&gt;Sebelumnya tidak pernah terbayangkan oleh kita, kalau sekarang ini kamera digital peredarannya bisa seperti kamera konvensional. Ragamnya pun boleh dibilang cukup banyak. Bahkan terkadang si calon pembeli dibuat bingung memutuskan jenis kamera seperti apa yang dia butuhkan. Andi Surja Boediman, pakar teknologi kamera digital mengatakan, di dalam memilih kamera digital ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.&lt;br /&gt;Hal pertama menentukan ukuran maksimum dan resolusi gambar akhir yang dibutuhkan. Apakah objek yang diambil bergerak atau diam? Apakah Anda perlu menggunakan lampu kilat? Apakah kamera digunakan di studio atau di lokasi? Apakah dibutuhkan pengambilan multiple exposure? Dan tentu saja faktor yang sangat menentukan adalah berapa budget Anda?&lt;br /&gt;Sensor kamera digital (CCD) hanya mampu merekam detail gambar dengan jumlah tertentu saja yang biasa disebut sebagai pixel (picture element). Angka ini sering menipu karena adanya proses interpolasi yang dapat dilakukan oleh software.&lt;br /&gt;Kini beberapa CCD mampu merekam detail yang menyerupai film namun kamera yang menggunakannya tersedia dengan harga yang cukup mahal. Pembesaran gambar digital akan mengakibatkan gambar kelihatan kurang tajam dan berundak.&lt;br /&gt;Detail gambar tidak saja ditentukan oleh resolusi CCD tetapi juga oleh kualitas lensa kamera. Kamera kompak yang murah harganya memiliki lensa yang built-in. Jadi, bandingkan hasilnya dulu sebelum membeli.&lt;br /&gt;Kamera dengan harga yang cukup mahal mempunyai lensa yang dapat diganti-ganti yang memungkinkan pembesaran dan pengubahan perspektif. Karena film digantikan dengan CCD pada kamera digital, bisa terjadi yang disebut dengan focal length magnification.&lt;br /&gt;Kamera digital menggunakan sensor CCD untuk menangkap gambar. Tidak seperti pada kamera konvensional, konfigurasi CCD didedikasikan untuk fungsi tertentu, seperti infra merah, hitam putih atau warna. Beberapa kamera digital menawarkan ketiga format tersebut. CCD tersusun atas ribuan elemen, yang dikelompokkan dalam bentuk rangkaian linear (linear array) atau blok persegi (matrix atau area array).&lt;br /&gt;Linear array menangkap gambar satu baris demi satu baris seperti scanner. Matrix arrays menangkap seluruh gambar tetapi bisa membutuhkan lebih dari satu shot untuk mendapatkan seluruh warna. Teknologi CCD yang bervariasi ini membutuhkan sumber cahaya yang berbeda.&lt;br /&gt;Ketergantungan&lt;br /&gt;Portabilitas kamera digital ditentukan tidak saja oleh ukuran dan beratnya, tetapi ketergantungannya pada komputer induk dan sumber energinya. Kamera digital menggunakan jendela pengintai konvensional dan beberapa kamera kini menawarkan layar LCD seperti halnya kamera video. Ada beberapa kamera digital yang tidak menawarkan jendela pengintai dan mengandalkan monitor untuk melakukan framing dan fokus.&lt;br /&gt;Kamera yang dihubungkan dengan komputer induk tidak mempunyai kemampuan penyimpanan gambar tetapi kamera portabel harus memiliki media penyimpanan. Media penyimpanan ini bisa berupa memori internal yang membutuhkan hubungan kabel ke komputer untuk mentransfer data secara periodik. Beberapa kamera digital menggunakan PC card yang merupakan miniatur hard disk dan seringkali data disimpan dalam bentuk terkompresi.&lt;br /&gt;Kamera kompak digital dengan harga murah biasanya berguna untuk membuat presentasi multimedia, proposal, rekaman untuk asuransi, dan aplikasi internet. Teknologi yang biasa digunakan adalah CCD satu matriks dengan lampu kilat yang terintegrasi dengan badan kamera. Kamera 35 mm yang diubah fungsinya, mempunyai kualitas yang lebih tinggi dan memanfaatkan fungsi pemfokusan otomatis yang tersedia.&lt;br /&gt;Kamera jenis ini bisa menggunakan satu atau tiga matriks CCD, mudah dibawa-bawa dan dapat menggunakan lampu kilat sehingga sesuai untuk aplikasi jurnalistik. Banyak lensa dan aksesori yang tersedia untuk kamera ini.&lt;br /&gt;Untuk kualitas terbaik, pilih kamera yang memang didesain sebagai kamera studio digital dan untuk kalangan profesional, gunakan digital back yang dapat dilepas dari kamera medium atau wide format. Digital back bisa terdiri atas linear array atau matrix array menggantikan fungsi film back. Modifikasi tertentu perlu dilakukan seperti menggunakan lensa dengan resolusi yang lebih tinggi. Biaya yang dibutuhkan bisa melebihi kamera studio digital yang mungkin saja menghasilkan kualitas yang lebih baik. Masing-masing membutuhkan pertimbangan sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;Beberapa kamera video digital memiliki fungsi snapshot sebagai kamera digital biasa yang hasilnya lebih bagus daripada mengambil frame dan sekuens yang sedang bergerak.&lt;br /&gt;Cepat Lambat&lt;br /&gt;Kamera digital dapat dibagi membagi dua golongan besar: 1 shot dan 3 shot. Keduanya dapat dibagi lagi menjadi kamera yang cepat atau lambat. Kelompok ini berbeda dari teknologi CCD yang digunakan dan perbedaan inipun berubah seiring dengan perkembangan teknologi.&lt;br /&gt;Kamera 1 shot yang cepat. Kamera ini mirip dengan kamera profesional pada umumnya, tinggal diarahkan dan dijepret. Awalnya kamera ini populer dengan resolusi 1 megapixel, namun sekarang ini berbagai merek seperti Olympus misalnya telah meluncurkan resolusi hingga 10 megapixel yang optimal dengan ukuran sebesar poster sekalipun. Bahkan sudah dapat digunakan untuk pekerjaan profesional.&lt;br /&gt;Kamera 3 shot yang cepat. Dengan jenis ini, kamera mengambil gambar 3 kali secara hampir bersamaan. Teknologi yang diperkenalkan pada kamera Dicomed BigShot 4000, misalnya menggunakan filter liquid crystal RGB di depan lensa kamera dan ketika tombol shutter ditekan, filter tersebut berputar dengan kecepatan tinggi sambil tiga exposure RGB diambil.&lt;br /&gt;Selain kedua golongan di atas tadi masih ada lagi kamera 1 shot yang lambat. Kamera yang disebut juga dengan tipe scan membutuhkan waktu beberapa detik hingga beberapa menit untuk pengambilan gambar pada foto studio yang menggunakan film konvensional, perubahan cahaya pada saat pengambilan gambar tidaklah terlalu berpengaruh pada hasilnya.&lt;br /&gt;Tetapi tidak demikian dengan penggunaan jenis kamera ini. Jika terjadi hal perubahan cahaya sesaat akan terlihat pada hasil akhir bahwa sebagian gambar menunjukkan adanya perubahan pencahayaan tersebut.&lt;br /&gt;Ada dua jenis kamera satu shot yang lambat, tipe scan dengan CCD rangkaian linear dan dengan rangkaian area. Kamera jenis scan dengan CCD rangkaian linear dipasang di belakang kamera format besar. Saat menekan tombol shutter, rangkaian CCD linear melakukan scan pada gambar seperti scanner.&lt;br /&gt;Kamera dengan CCD rangkaian area juga melakukan proses scan dengan gerak sedikit berbeda, horisontal dan vertikal perlahan-lahan. Kedua jenis kamera itu menghasilkan resolusi yang sangat tinggi dan membutuhkan pencahayaan yang konstan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-2623152518446529145?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/2623152518446529145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=2623152518446529145' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/2623152518446529145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/2623152518446529145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/05/jenis-jenis-kamera.html' title='jenis jenis kamera'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-4218435655825095852</id><published>2008-05-24T11:29:00.000+07:00</published><updated>2008-05-24T11:30:21.769+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://chusnulia.blogspot.com/2008/05/cara-merawat-flashdisk.html"&gt;CARA MERAWAT FLASHDISK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat flashdisk kesayangan kita antara lain yaitu :&lt;br /&gt;1. Jangan meletakkan flash disk di dekat medan magnet yang kuat&lt;br /&gt;2. Jauhkan flash disk dari yang namanya “Air”.&lt;br /&gt;3. Jangan menempatkan flash disk di tempat yang panas.&lt;br /&gt;4. Hidarkan flash disk dari benturan benda yang keras. Bisa pula hindari dari keondisi jatuh atau terbanting ke lantai dari ketinggian yang cukup lumayan&lt;br /&gt;5. Jangan lupa melakukan proses eject dan stop sebelum mencabut flash disk.&lt;br /&gt;6. Sebelum memasukkan data pada flash disk usahakan dan pastikan tidak ada virus didalamnya.&lt;br /&gt;7. Kalau masih ada tutupnya (klo gak ilang ) usahakan tutup flash disk, ini berguna agar kompunen didalamnyaÂ tidak lembab dan kotor yang mempengaruhi kemampuan penyimpanan flash disk.&lt;br /&gt;8. Jangan ampe terlalu lama ditancepin ke komputer&lt;br /&gt;9. Ini yang paling penting: Manage flashdisk dengan cluster terbesar (klik kanan my computer, manage, klik kanan flashdisk, pilih format flashdisk, pilih allocation unit size dg nilai terbesar, misalnya 16K ato 32K ato 64K. Hal ini dimaksudkan agar kinerja chipset flashdisk tidak berat ato panas dan menghindarkan diri dari bad sector.&lt;br /&gt;10. Jangan terlalu sering diformat!, hardisk saja apabila terlalu sering diformat akan rusak apalagi sebuah flashdisk.&lt;br /&gt;11. pilih vendor yang menyediakan garansi, dulu garansi untuk flashdisk adalah 1tahun namun sekarang banyak vendor yang menyediakan layanan garansi seumur hidup atau lifetime…so untuk setiap pembelian flashdisk maka nota nay tetap disimpan supaya apabila melakukan klaim mudah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-4218435655825095852?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/4218435655825095852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=4218435655825095852' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4218435655825095852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4218435655825095852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/05/cara-merawat-flashdisk-beberapa-cara.html' title=''/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-5392314032580332133</id><published>2008-05-02T15:25:00.000+07:00</published><updated>2008-06-03T15:46:51.480+07:00</updated><title type='text'>tugas pak Moko.</title><content type='html'>&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b&gt;     &lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara mengoperasikan kamera Panasonic MD 10000:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt 54pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;1.&lt;span style="FONT: 7pt 'Times New Roman'; font-size-adjust: none; font-stretch: normal"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;apa saja yang terdapat dalam kamera tersebut?&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;strong&gt;              &lt;/strong&gt;ADVANCE : SIS,Cinema,Mic Level,Date/Time,dll&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;                      BASIC : Scene mode,Rec speed,Blank search,Wind cut.Clock set &lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;           LANGUAGE : English,&lt;?xml:namespace prefix = st1 /&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;,&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Arab&lt;/st1:city&gt;,&lt;st1:country-region st="on"&gt;Korea&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;,Spanyol&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;                     SET UP: Fade colour,Audio Rec,Rec Lamp,Display,Remote,dll&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-INDENT: 36pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;.Bagaimana langkah membersihkan head kamera&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;strong&gt;                &lt;/strong&gt;- Masukan kaset pembersih head&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;                - Posisi kamera VCR&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;                - Putar kaset tersebut dengan menu play atau de rewind dulu di play 2&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;kali&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;               -Setelah selesai atau head sudah bersih keluarkan kaset&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;cleaningnya,supaya tidak rusak. Jangan merewind&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;di kamera dan head sering dibersihkan&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-INDENT: 36pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;.Berapa zoom yang ada pada kamera Panasonic MD 10000&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;strong&gt;               &lt;/strong&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; 2,yaitu: - Zoom in - Zoom out&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt 36pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b&gt;4&lt;/b&gt;.&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; berapa konector yang bisa terhubung dengan kamera Panasonic MD10000&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;strong&gt;               &lt;/strong&gt; DV&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;                S VIDEO OUT&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;                L – AUDIO&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;                R-OUT&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-INDENT: 36pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b&gt;5.&lt;/b&gt;Bagaimana langkah memasukan kaset mini DV yang benar?&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-INDENT: 36pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;       &lt;/span&gt;Dorong eject/open kedepan sambil membukanya kemudian tempat&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;kaset naik dengan sendirinya dan membuka dengan secara otomatis.Kemudian masukan kaset mini DV dengan posisi logam yang berwarna putih berada di dalam lalu tekan push,lepas dan tunggu sampai tempat kaset turun ke bawah secara otomatis.Kemudian tutup.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-5392314032580332133?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/5392314032580332133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=5392314032580332133' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5392314032580332133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5392314032580332133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/05/tugas_02.html' title='tugas pak Moko.'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-7855707157980651113</id><published>2008-05-02T12:57:00.000+07:00</published><updated>2008-05-02T13:00:58.050+07:00</updated><title type='text'>kamera MD 10000 panasonic</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SBqt5tJf1qI/AAAAAAAAADw/sKCU9O1StPc/s1600-h/panasonic-md10000.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SBqt5tJf1qI/AAAAAAAAADw/sKCU9O1StPc/s400/panasonic-md10000.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195656327008868002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-7855707157980651113?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/7855707157980651113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=7855707157980651113' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7855707157980651113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/7855707157980651113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/05/kamera-md-10000-panasonic.html' title='kamera MD 10000 panasonic'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SBqt5tJf1qI/AAAAAAAAADw/sKCU9O1StPc/s72-c/panasonic-md10000.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-1758901203162994148</id><published>2008-05-02T12:52:00.000+07:00</published><updated>2008-05-02T12:54:55.279+07:00</updated><title type='text'>Camera Panasonic MD 10000</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SBqsUdJf1pI/AAAAAAAAADo/Q2DPbppM9NE/s1600-h/2007722184015.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SBqsUdJf1pI/AAAAAAAAADo/Q2DPbppM9NE/s400/2007722184015.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195654587547113106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-1758901203162994148?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/1758901203162994148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=1758901203162994148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/1758901203162994148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/1758901203162994148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/05/camera-panasonic-md-10000.html' title='Camera Panasonic MD 10000'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/SBqsUdJf1pI/AAAAAAAAADo/Q2DPbppM9NE/s72-c/2007722184015.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-5501021500658269530</id><published>2008-04-11T12:06:00.001+07:00</published><updated>2008-04-21T10:57:06.606+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='liburan'/><title type='text'>pasha caem</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7x_gRGZrI/AAAAAAAAAAs/KnCy-NUT9oQ/s1600-h/070903.m.17844.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5187849894073099954" style="WIDTH: 342px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 228px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7x_gRGZrI/AAAAAAAAAAs/KnCy-NUT9oQ/s400/070903.m.17844.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-5501021500658269530?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/5501021500658269530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=5501021500658269530' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5501021500658269530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/5501021500658269530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/04/blog-post.html' title='pasha caem'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7x_gRGZrI/AAAAAAAAAAs/KnCy-NUT9oQ/s72-c/070903.m.17844.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-8683124286461905845</id><published>2008-04-11T11:54:00.000+07:00</published><updated>2008-04-21T10:59:23.092+07:00</updated><title type='text'>"""""PASHA UNGU""""""</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7vrQRGZqI/AAAAAAAAAAk/ABQzCI98gQE/s1600-h/pasha.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5187847347157493410" style="WIDTH: 306px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 264px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7vrQRGZqI/AAAAAAAAAAk/ABQzCI98gQE/s400/pasha.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-8683124286461905845?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/8683124286461905845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=8683124286461905845' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/8683124286461905845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/8683124286461905845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/04/pasha-ungu.html' title='&quot;&quot;&quot;&quot;&quot;PASHA UNGU&quot;&quot;&quot;&quot;&quot;&quot;'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7vrQRGZqI/AAAAAAAAAAk/ABQzCI98gQE/s72-c/pasha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-6227091170521932302</id><published>2008-04-11T11:35:00.001+07:00</published><updated>2008-04-21T11:10:48.765+07:00</updated><title type='text'>...................PASHA     I LOVE U....................</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7s1QRGZpI/AAAAAAAAAAc/frp_NtfmsQE/s1600-h/20071206ungu-pasha.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;font-size:180%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5187844220421301906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 269px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 217px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7s1QRGZpI/AAAAAAAAAAc/frp_NtfmsQE/s200/20071206ungu-pasha.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(102,0,204)"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;,,,,PASHA UNGu,,,,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(102,0,204)"&gt;&lt;br /&gt;Pasha aku ngefens bgd tau g ci ma u,&lt;br /&gt;Kmu cwo terganteng pertama yang pernah aqw liat,&lt;br /&gt;Lagu lagu yang kmu ciptakan jga aq semuanya suka,pa lgi yang Tercipta Untuk Ku,wwwwwaaaaaah bkin aq pgin nangis ja,,,&lt;br /&gt;kapan yach kmu bisa manggung to skedar maen di kota aq ini,aku akan selalu menunggu mu,&lt;br /&gt;Udah ah,,,,,kapan" aq smbung lgi tentang curhatan q tentang kmu,takut ada ungu kliker's yang cemburu,,,,,,hehehehe..................!!!!!!!!"""""""""&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" src="file:///C:/DOCUME%7E1/SMKN1C%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-6.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-6227091170521932302?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/6227091170521932302/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=6227091170521932302' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/6227091170521932302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/6227091170521932302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/04/pasha-i-love-u.html' title='...................PASHA     I LOVE U....................'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R_7s1QRGZpI/AAAAAAAAAAc/frp_NtfmsQE/s72-c/20071206ungu-pasha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-4614242680796519978</id><published>2008-02-22T13:54:00.000+07:00</published><updated>2008-02-22T13:55:20.789+07:00</updated><title type='text'>memposting gmbar baterry camera</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R75xvwQR7lI/AAAAAAAAAAU/HmzVLz3llms/s1600-h/kyocera-bp-780s-battery.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169694487488884306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R75xvwQR7lI/AAAAAAAAAAU/HmzVLz3llms/s200/kyocera-bp-780s-battery.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Compatibility: 100% OEM Compatible Quality/Safety Certification: ISO 9001: 2004, ISO14001 and CE Certificates Highest quality battery cells 100% Q. C. Of EVERY battery Intelligent battery pack. Guaranteed to meet or exceed OEM specifications. Brand new - We NEVER Sell used or refurbished Batteries!&lt;br /&gt;Model: NBK-5L Replacements: OLYMPUS LI-40B/42B Capacity: 600mAh Voltage: 3.7V Colour: Grey Business Condition Minimum Order Quantity: Unrestrict Delivery Time: 6 days&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-4614242680796519978?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/4614242680796519978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=4614242680796519978' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4614242680796519978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4614242680796519978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/02/memposting-gmbar-baterry-camera.html' title='memposting gmbar baterry camera'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R75xvwQR7lI/AAAAAAAAAAU/HmzVLz3llms/s72-c/kyocera-bp-780s-battery.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-1778085789787265756</id><published>2008-02-16T09:53:00.000+07:00</published><updated>2008-02-16T09:54:36.717+07:00</updated><title type='text'>Memposting gambar</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R7ZQYQQR7kI/AAAAAAAAAAM/BLrWvHdnmT4/s1600-h/my+camera.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167406000064556610" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R7ZQYQQR7kI/AAAAAAAAAAM/BLrWvHdnmT4/s200/my+camera.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Nikonian dapet mainan baru lagi. Nikon ngeluarin kamera SLR terbaru mereka yang dinamakan Nikon D300, penerus dari Nikon D200. D300 dateng dengan sensor 12.3 mega pixels, 51 point autofocus dan viewfinder 100% coverage (nice! no more boundaries), 3″ LCD (wow gede amat), self-cleaning sensor, dan wireless image transfer. Kamera ini bakal dipajang di toko2 kamera pada November 2007.&lt;br /&gt;Soal harga? masi TBA. Sabar yaw, katanya sih sekitar 15-16 jutaan sajah.. Paling gak buat yang gak punya dana segitu, D200 harganya turun lah =P. Check &lt;a href="http://nikonimaging.com/global/products/d300/overview.htm"&gt;here&lt;/a&gt; for more details.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-1778085789787265756?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/1778085789787265756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=1778085789787265756' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/1778085789787265756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/1778085789787265756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/02/memposting-gambar.html' title='Memposting gambar'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WI-rIBH6fwY/R7ZQYQQR7kI/AAAAAAAAAAM/BLrWvHdnmT4/s72-c/my+camera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4071917367319413809.post-4429707389555635944</id><published>2008-02-16T09:18:00.000+07:00</published><updated>2008-02-16T09:35:51.573+07:00</updated><title type='text'>Membuat Blog dengan Blogspot</title><content type='html'>langkah-langkah membuat Blog:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. buka &lt;a href="https://www.blogger.com/start"&gt;https://www.blogger.com/start&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. klik CIPTAKAN BLOG ANDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. masukan e-mail 2 kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. masukan password 2 kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. masukan nama tampilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. masukan verivikasi kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. centang saya menerima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. klik lanjutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. isi judul Blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Ciptakan blog anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. klik lanjutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. pilih template&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. klik lanjutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. klik mulai posting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. isi judul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. isi berita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. klik MEMPUBLIKASIKAN POSTING&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4071917367319413809-4429707389555635944?l=riezkyirianty.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/feeds/4429707389555635944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4071917367319413809&amp;postID=4429707389555635944' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4429707389555635944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4071917367319413809/posts/default/4429707389555635944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://riezkyirianty.blogspot.com/2008/02/membuat-blog-dengan-blogspot.html' title='Membuat Blog dengan Blogspot'/><author><name>kikay_cute</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13805023035034732697</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_WI-rIBH6fwY/SE9aimjtkLI/AAAAAAAAAFM/_hlS1shkLd4/S220/KIKAY+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
