CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Senin, 10 Agustus 2009

ICT

ICT = Information and Communication Technology, adalah istilah sistem komputerisasi yang lagi ‘ng-trend’, bahkan penguasa negeri kita pun ikut-ikutan dengan menggunakan istilah nasionalnya TIK = Teknologi Informasi dan Komunikasi. Kenapa istilah ini sekarang lebih digunakan ? Jawaban praktisnya adalah karena di jaman ini komputer (Information device) tanpa dibantu perangkat (tele) komunikasi adalah ‘penyendiri’ yang ‘minim-guna’, maksudnya kelihatan seperti alat yang biasa-biasa saja (padahal komputer kan alat yang luar biasa, ya gak?). Makanya, ya ikutan sajalah, kita pake juga istilah ICT atau TIK itu (meneruskan karakter peng ‘ekor’ bangsa kita).

Anatomi ICT

Ketika wacana sistem komputer berkembang ke istilah ICT maka bersamaan dengan itu kita juga harus punya bentangan yang memperlihatkan isi dalam dari ‘makhluk’ ICT itu. Isu ini menjadi penting karena pengantar dari tulisan ini mempertanyakan masalah sistem pengelolaan ICT.

Camera Digital




Optical System

optical system ini adalah inti, atau jantungnye setiap camera. Kaga peduli apepun jenis, tipe, dan model camera tersebut. Kaga peduli camera itu digital, ataupun yang masih menggunakan film. Pokoknya, optical system itu adalah inti dari setiap camera yang ada di dunia yang fana ini.

Mungkin Anda masih bingung, yang mana yang disebut dengan optical system ini.
ada dua cara yang bisa mpok gunakan untuk mencari fokus, dari objek yang akan di potret menggunakan camera digital. Cara pertama yaitu menggunakan optic, dan yang kedua menggunakan digital. Dua benda yang dibuat untuk memudahkan kita mencari fokus ini, biasa disebut dengan Viewfinder.

Optical viewfinder itu biasanye dibuat dari kaca atau plastik. Melalui optical viewfinder inibisa melihat secara langsung pada objek yang bakal direkam atau potret. Optical viewfinder ini bisa ibaratkan seperti sebuah jendela, yang dibuat biar bisa dengan mudah melihat dan menentukan objek yang ingin di rekam.Sedangkan melalui digital viewfinder,bisa melihat apa yang benar-benar dilihat oleh CCDs.apa yang terlihat oleh CCDs ini, ditampilin pada monitor LCD, yang biasanya terdapat dibagian belakang camera digital.Kalo menggunakan yang optical, berarti tidak perlu ngidupin layar monitor LCD, untuk melihat objek yang akan di rekam. Itu artinya kita bisa menghemat penggunaan battery. Sedangkan kalo menggunakan digital viewfinder, berartiperlu ngidupin layar LCD nya. Dan itu berarti akan mengurangi daya yang tersimpan di dalam battery.

Selain perbedaan dalam hal penggunana battery,
apa yang kita lihat di layar LCD, adalah apa yang dilihat oleh camera digital itu sesungguhnya. Itu artinya gambar yang akan kita dapat benar-benar sama dengan apa yang kita lihat di layar monitor LCD tadi. Berarti, saat kita menggunakan digital viewfinder untuk mencari fokus,kita akan mendapatkan hasil yang lebih akurat.Sedangkan jika menggunakan optical viewfinder, mungkin akan mendapatkan hasil yang tidak sama dengan apa yang kita lihat di optical viewfinder. Kenapa? Sebab, optical itu menggunakan sudut tertentu untuk melihat suatu objek yang ada didepan.